Puluhan Ribu Pelayat Berkumpul untuk Pemakaman Mantan Paus Benediktus
Kamis, 5 Januari 2023 | 17:09 WIB
Vatikan, Beritasatu.com - Puluhan ribu pelayat berkumpul pada Kamis (5/1/2023) untuk pemakaman mantan Paus Benediktus XVI di Vatikan, yang dipimpin oleh Paus Fransiskus.
Jenazah Benediktus, yang pada 2013 menjadi paus pertama dalam kurun waktu enam abad yang mengundurkan diri , dibaringkan di peti mati cemara sederhana di depan Basilika Santo Petrus, di mana jenazahnya nantinya akan diletakkan di ruang bawah tanah.
Paus Fransiskus yang memimpin misa duduk di depan peti jenazah. Di belakangnya duduk para kardinal berpakaian merah dan pejabat dari seluruh dunia, di antaranya kepala negara termasuk Kanselir Jerman Olaf Scholz dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.
Puluhan ribu anggota masyarakat juga hadir, banyak dari mereka mengantre sebelum fajar untuk memberikan penghormatan kepada Benediktus, yang meninggal Sabtu lalu dalam usia 95 tahun .
"Benediktus agak mirip ayah saya, jadi saya harus memberi penghormatan kepadanya," kata Cristina Grisanti, 59 tahun dari Milan, yang memuji "kemurnian, keterusterangan, kelembutan" mantan Paus itu.
Banyak orang Jerman juga berada di kerumunan, memberikan penghormatan kepada Paus pertama Jerman dalam 1.000 tahun, yang pemakamannya ditandai dengan dering lonceng gereja di seluruh negeri.
"Kami berutang banyak padanya. Kami ingin menunjukkan bahwa kami berdiri di belakangnya," kata Benedikt Rothweiler (34), yang berasal dari Aachen bersama keluarganya.
"Kami sebenarnya tahu terlalu sedikit tentang Benediktus. Dia selalu menerima segala sesuatu seperti yang diinginkan Tuhan. Ini adalah contoh yang baik bagi kita manusia."
Diperkirakan 195.000 orang telah memberikan penghormatan selama tiga hari berbaring di kenegaraan di basilika, kata Vatikan, sementara hingga 100.000 hadir untuk pemakaman hari Kamis.
Benediktus akan dimakamkan di sebuah makam di ruang bawah tanah di bawah basilika, tempat jenazah Yohanes Paulus II disemayamkan sebelum dipindahkan untuk beatifikasinya pada tahun 2011. Ia diangkat menjadi santo pada tahun 2014.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




