DKI Akan Beli Bajaj Listrik dari Swedia
Kamis, 20 Juni 2013 | 15:22 WIB
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membeli bajaj listrik yang ditawarkan oleh Swedia. Rencananya, bajaj listrik Swedia dengan nama Zbee ini akan menggantikan bajaj tua tak yang masih beroperasi di Ibu Kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan perusahaan mobil listrik asal Swedia menawarkan bajaj listrik dengan kualitas yang lebih bagus dan harganya juga tidak terlalu mahal.
"Swedia menawarkan bajaj listrik. Nah kita pikir, bajaj listrik ini jauh lebih bagus daripada bajaj berbahan bakar gas. Apalagi harganya juga tidak terlalu mahal," kata Ahok, sapaan akrab Basuki di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (20/6).
Namun semuanya itu dikembalikan kepada warga Jakarta yang menggunakan transportasi alternatif ini. Sebab, dia tidak ingin memaksa para pemilik bajaj untuk mengganti bajaj tua mereka. Justru tawaran ini dapat dijadikan peluang bagi pemilik atau pemakai bajaj untuk menikmati transportasi yang lebih baik.
Untuk mengetahui ketahanan bajaj listri Swedia ini, Ahok meminta perusahaan mobil listrik tersebut untuk mendatangkan bajajnya ke Jakarta karena Pemprov DKI perlu melakukan uji kelayakan kendaraan tersebut secara langsung.
"Dia harus datangkan dulu bajajnya. Kan harus diuji kelayakannya. Katanya dia lagi kirim itu bajaj. Targetnya sih Juni ini kemaren. Tapi kelihatannya tidak bisa," ujarnya.
Sebenarnya bajaj listrik itu sudah dicoba oleh pihak Ancol, tetapi tidak terlalu lama. Padahal, pihaknya ingin mengetahui ketahanan listrik dari bajaj itu sampai berapa lama.
"Dari Ancol sih responnya bagus. Makanya kita mau ujikan. Listriknya tahan sampai berapa lama. Kalau hanya dua jam harus isi lagi ya repot lah. Terus kondisi bodinya seperti apa kita perlu tahu," paparnya.
Seperti diketahui, perusahaan mobil listrik asal Swedia, Clean Motion, berencana meluncurkan kendaraan roda tiga bertenaga listrik, ZBee, secara global di Indonesia pada 12 Juni 2013. Clean Motion memproyeksikan Zbee akan menggantikan kehadiran angkutan umum seperti Bajaj. Sebab, kendaraan asal India banyak mengeluarkan kepulan asap dna berisik.
Bahkan, rencananya Zbee akan diproduksi di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan. Pabrik yang berlokasi di Jawa Timur itu rencananya akan memiliki kapasitas produksi 100 ribu unit per tahun. Untuk desain Zbee memang tampak seperti Bajaj. Namun, yang pasti, kualitas gas buang kendaraan ini akan lebih hijau, dan membuat udara Jakarta lebih bersih.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




