Ledakan Tanker Tewaskan 29 Orang

Minggu, 30 Juni 2013 | 22:04 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
(beritasatu.com)

Kampala - Sedikitnya 29 orang tewas dan puluhan orang lagi cedera dalam satu ledakan tanker bahan bakar di pinggiran Ibu Kota Uganda, Kampala, kata polisi, Minggu (30/6).

Ledakan tersebut terjadi pada Sabtu (29/6), ketika satu tanker gas bertabrakan dengan satu mobil, kata juru bicara polisi-yang menyatakan banyak orang tewas saat berusaha mengambil bahan bakar setelah tanker itu ditinggalkan.

Ibn Ssenkumbi, Juru Bicara Kepolisian Metropolitan Kampala, memberitahu Xinhua melalui telepon pada Ahad bahwa ke-29 orang tersebut tewas karena tanker bahan bakar itu terbakar setelah tabrakan pada Sabtu (29/6) malam.

Tanker tersebut meledak usai bertabrakan dengan mobil berpenumpang. Menurut pihak penyelidik, tabrakan tersebut adalah murni kecelakaan.

Tabrakan tersebut membuat tanker bergeser ke belakang. Tabrakan itu membuat bahan bakar mulai merembes dan beberapa pengendara motor berusaha mengambil bahan bakar tersebut setelah awak kapal meninggalkannya. Secara tiba-tiba api menyala dari tanker tersebut yang membakar mobil-mobil yang ada di sekitar serta sekerumunan orang yang tengah berada di sekitar kapal.

"Beberapa orang menyadari bahwa ada aliran bahan bakar dan mereka berusaha mengambilnya. Tak lama kemudian terjadilah ledakan. Kapal tanker itu meledak, menewaskan 29 orang di tempat dan setidaknya 29 orang mengalami luka bakar yang parah," kata Ssenkumbi.

"Jumlah korban jiwa belum bertambah (dan) jumlah itu masih sama yaitu 29 tewas dan 29 orang lagi cedera," kata Ssenkumbi sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Menurut laporan sebelumnya, lebih dari 30 orang tewas dan lebih dari 200 orang lagi cedera.

Harian lokal New Vision melaporkan Balai Negara telah mengeluarkan pesan kepada semua warga Uganda dan mengatakan Presiden Yoweri Kaguta Museveni sedih dengan hilangnya jiwa manusia.

Menteri Uganda Urusan Persiapan Menghadapi Bencana Musa Ecweru juga mengumumkan "keadaan bencana" setelah ledakan maut tersebut, dan memperingatkan rakyat agar "menjauh" dari kendaraan yang berisi "produk yang mudah terbakar".

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon