Ledakan Pabrik Gas Propana Guncang Florida, 3 Pekerja Kritis

Rabu, 31 Juli 2013 | 00:29 WIB
HA
B
Penulis: Happy Amanda Amalia | Editor: B1
Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

Orlando - Ledakan mengguncang layanan tanki propane di Florida tengah, bagian barat laut dari Orlando, pada Senin (29/7) malam waktu setempat sebanyak puluhan kali. Akibat ledakan tersebut, dilansir melukai setidaknya tujuh orang pekerja, tiga diantaranya dalam kondisi kritis kritis. Pihak berwenang pun langsung melakukan evakuasi kediaman penduduk yang berada di dekat lokasi kejadian.

Meski sudah melakukan evakuasi, dilaporkan, tidak ada penduduk sekitar yang terluka akibat ledakan tersebut.

Hasil penyelidikan sementara, pusat ledakan terjadi sekitar pukul 22.30 waktu setempat di stasiun pengisian gas propana Balue Rhino di Tavares, sekitar 40 km sebelah barat laut Orlando. Hal tersebut diiungkapkan John Herrel, seorang juru bicara sheriff Lake County.

Sebelumnya dikabarkan 15 orang pekerja yang sedang berada di luar area ledakan hilang. Namun kesemuanya ditemukan dalam keadaan tanpa cidera.

"Tentu saja ini manjadi sangat berbahaya. Area tersebut menjadi bahaya dan petugas pemadam kebakaran telah berusaha untuk mengatasinya," kata Herrell.

Imbas dari serangkaian ledakan tersebut, mengoyak silinder propane berkapasitas 20 pon satu demi satu-satu. Hampir semua tangki hancur dan memunculkan kobaran api setinggi tiang dan tampak menyala karena malam.

Para pemilik rumah yang berjarak beberapa mil jauhnya melaporkan merasakan guncangan dari ledakan itu.

"Kami mendengar dentumannya di sini dari dalam restoran," kata Jessica McClure (23 tahun), seorang pelayan di restoran Denny yang berjarak 7 km sebelah utara dari lokasi kejadian di kota Eustis.

Dia mengatakan sebuah cahaya oranye terang tampak dari kejauhan saat ia tiba di tempat kerja sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Apa yang menyebabkan ledakan itu belum dapat diketahui dengan segera, kata Herrell. Dia mengatakan tujuh orang pekerja terluka.

Tiga orang pria dari pabrik Blue Rhino diterbangkan dengan helikopter menuju Pusat Medis Daerah Orlando, kesemuanya berada dalam kondisi kritis dengan luka bakar, kata Sybrina Childress, juru bicara pusat trauma kepada Reuters.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon