Bagi Musisi Syaharani, Nasionalisme Tidak Perlu Ditunjukkan Berlebihan
Sabtu, 17 Agustus 2013 | 16:34 WIB
Jakarta - Syaharani sebagai salah satu musisi Jazz terbaik menilai, makna nasionalisme bagi para musisi tidak perlu ditunjukkan secara berlebihan.
Cukup lakukan yang terbaik sesuai dengan proporsi tanpa harus memaksakan diri bila tidak memiliki kemampuan di seni musik.
"Menjadi nasionalis tidak harus pake baju batik atau menyanyikan lagu-lagu kebangsaan. Yang pakai batik saja belum tentu tahu arti dari motif-motif batik itu apa saja", ujar Syaharani di sela-sela acara jumpa pers Indonesian Jass Festival di Rolling Stone Cafe, Jakarta, Jumat (16/8).
Syaharani mengaku, sebagai musisi dirinya hanya berusaha berkarya dengan baik. "Menjadi original, percaya diri dan siapkan mental", lanjutnya.
Dia juga menekankan bagi musisi-musisi baru untuk jangan berhenti menambah pengetahuan dan belajar manajemen yang baik.
"Saya percaya perkembangan musik Indonesia akan sangat baik apabila disampaikan dengan baik pula. Menurut saya media memiliki peran penting dalam hal itu", imbuh Syaharani.
Harapan Syaharani untuk perkembangan musik di Indonesia adalah menuju ke arah lebih baik dengan dorongan pemerintah. Langkah ini bisa dilakukan dengan mengadakan kompetisi melalui website pemerintahan atau aktivitas lain yang bisa memberikan kesempatan bagi musisi untuk menunjukan karyanya.
"Saat ini banyak sekali musisi bagus yang unik dan segar. Tapi percuma bila industrinya rusak", komentarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




