Jalur Pujodadi-Pardasuka Mulai Dibangun Januari Mendatang

Jumat, 6 Desember 2013 | 07:10 WIB
B
YD
Penulis: BeritaSatu | Editor: YUD
Ilustrasi pembangunan jalan
Ilustrasi pembangunan jalan (Suara Pembaruan/Joanito De Saojoao)

Pringsewu - Bupati Pringsewu Sujadi Saddad mengatakan pembangunan ruas jalan Kecamatan Pujodadi-Pardasuka akan dilaksanakan pada awal Januari 2014.

"Anggaran untuk pembangunan jalan tersebut telah diajukan dan akan mulai dibahas oleh DPRD Kabupaten Pringsewu," ujar dia, di Pringsewu, Jumat (6/12).

Menurutnya, angaran pembangunan jalan tersebut tidak hanya dari pemerintah kabupaten saja, karena sebagian merupakan hasil bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Ia menjelaskan, tidak benar pemerintah provinsi maupun kabupaten sengaja menyepelekan pembangunan jalan tersebut.

"Saya berharap masyarakat bisa lebih bersabar, karena pembangunan membutuhkan proses yang tidak sebentar, jadi tak salah kalau bersabar sedikit, semua masih tahap pembahasan," ujar Sujadi.

Ia menegaskan, hari ini pembahasan mulai dilakukan dan rencananya akan langsung disahkan, bahkan pemprov juga akan memberikan bantuan agar pembangunan khususnya infrastruktur di Kabupaten Pringsewu ini bisa berjalan lancar Serta sesuai dengan harapan masyarakat setempat.

Sebelumnya, ribuan warga Pujodadi-Pardasuka mengelar aksi yang menyebabkan kemacetan di ruas Jalan Lintas Barat guna menuntut perbaikan jalan di wilayah mereka, pada Kamis (5/12).

Aksi itu juga betepatan dengan peringatan Hari AIDS Sedunia itu terjadi lantaran belum terealisasinya pembangunan ruas jalan Pujodadi-Pardasuka.

Peristiwa tersebut nyaris berujung bentrok lantaran aksi yang dilakukan tidak mendapat respon dari pemerintah setempat. Bahkan saat Bupati dan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP meninggalkan pendopo menuju Kantor Bupati sempat terjadi ajang pelemparan air mineral ke arah gubernur serta bupati.

Meski sempat memanas atas kesigapan aparat kepolisian kericuhan dapat diatasi. Bahkan Bupati Pringsewu Sujadi sempat menemui dan berdialog guna menjelaskan permasalahan mengenai pembangunan infrastruktur di kabupaten tersebut.

Setelah adanya penjelasan akhirnya massa membubarkan diri tanpa adanya paksaan dari aparat keamanan setempat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon