Liga Super Indonesia Masuk TV Berbayar
Senin, 3 Februari 2014 | 22:18 WIB
Jakarta - Sejak tahun 2007, masyarakat Indonesia sudah mulai terbiasa menyaksikan siaran langsung sepak bola liga eropa di TV berbayar. Dan kini, publik Indonesia pun akan disuguhi hal baru. Beberapa pertandingan Liga Super Indonesia musim 2014 hanya akan bisa disaksikan di TV berbayar.
K-Vision menjadi TV berbayar yang akan menayangkan beberapa pertandingan LSI eksklusif yang diproduksi BVSports.
"Memang ada beberapa pertandingan yang hanya bisa ditonton di channel BVSport1. Ada juga yang bisa disaksikan di saluran televisi MNC Group. Mengapa dibatasi? Ini terkait komersialisasi liga sepak bola Indonesia," ujar CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, di Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/2).
Menurut penjelasan di situs resminya, K-Vision merupakan TV berlangganan berbasis prabayar yang masih tergabung dalam Group of Television Kompas Gramedia. K-Vision saat ini sudah mendapat lisensi untuk menayangkan Piala Dunia 2014, Barclays Premier League, dan LSI.
Keputusan ini dinilai Joko wajar sebagai bagian dari industrialisasi sepak bola. Di Eropa yang sepak bola sudah merupakan industri besar, praktik ini sudah bukan barang asing.
"Publik sepak bola Indonesia memang terlena dengan tayangan sepak bola gratis. Di sini masih ada stigma bahwa tayangan sepak bola itu free-to-air. Jika ingin masuk era industri, maka cara-cara seperti ini harus dilakukan. Pada dasarnya, sebagai pemegang hak komersial BVSports berhak mengatur produksi dari LSI," imbuh Joko.
Praktik seperti ini memang bisa mendatangkan uang lebih banyak bagi PT LI sebagai penyelenggara kompetisi. Penyebabnya, pihak TV berbayar akan mendapat pemasukan dari biaya berlangganan. Selain itu, dari sisi statistik jumlah penonton akan lebih mudah dihitung karena berbanding lurus dengan pertambahan jumlah pelanggan.
Bagi pengguna Parabola C-Band, siaran promo KVision dapat disaksikan di: PalapaD, 113° Bujur Timur, Frekuensi 3600-POL V, SR 31000 FEC ¾.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




