Seorang Pria Tergulung Ombak saat Upacara Baptis di California

Selasa, 1 April 2014 | 10:06 WIB
FH
B
Penulis: Febriamy Hutapea | Editor: B1
Pantai Rancho Guadalupe Dunes di California Selatan, Amerika Serikat.
Pantai Rancho Guadalupe Dunes di California Selatan, Amerika Serikat. (ABC News)

California - Gereja Jesus Christ Light of Sky di California, Amerika Serikat, biasa melakukan upacara baptis bagi jemaatnya dua hingga tiga kali dalam setahun di sepanjang pantai Pasifik di Santa Barbara.

Tapi tak pernah ada insiden terjadi seperti ini di mana upacara sakral yang dihadiri 25 orang berakhir menjadi tragedi.

Saat upacara pembaptisan dilakukan Minggu (30/3) pagi, seorang asisten pendeta hanyut terbawa arus air. Tim pencarian darurat gagal mencarinya hingga tengah malam.

Pendeta Mauro Cervantes mengatakan pada KCOY-TV bahwa sepupunya, Benito Flores, membantunya membaptis seorang pria saat ombak ganas menariknya ke tengah laut.

Flores terbawa arus bersama dua orang lainnya pada pukul 10 pagi. Namun, dua orang lain itu berhasil kembali ke darat.

"Gelombang besar datang dan menghanyutkan Benito. Saya mencoba menariknya, dia (badannya) berat, namun kemudian gelombang besar lain datang," kata Cervantes.

Kepala Batalyon Santa Barbara Diondray Wiley mengatakan, "Awalnya ada tiga orang (yang terhanyut), dua orang berhasil selamat dan satunya lagi masih belum ditemukan."

Selain kru pemadam kebakaran Santa Barbara dan tim penyelamatan perairan yang dikerahkan, sejumlah helikopter dari Bantuan Udara dan pengawas pantai juga membantu pencarian.

Para tim penyelamat akhirnya harus mengakhiri pencarian terhadap pria berusia 43 tahun itu. Pencarian dihentikan pada Minggu tengah malam dan tidak ada rencana untuk melanjutkannya lagi.

Kapten Pemadan Kebakaran David Sadecki mengatakan, Senin (31/3), bahwa sangat sulit bagi seseorang untuk bertahan lebih dari 30 menit di dalam perairan yang dingin.

Pantai yang lokasinya dekat dengan kota Guadalupa memiliki bukit pasir yang tingginya lebih dari 550 meter, tertinggi di Pantai Barat Amerika. Pihak berwenang memperingatkan lewat situsnya bahwa berselancar di perairan itu sangat berbahaya.

Kawasan pantai ini juga merupakan lokasi yang digunakan untuk syuting film "The Ten Commandments" pada 1923.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon