Masih Ada Anggota DPR Naik Bus kota
Sabtu, 19 November 2011 | 15:21 WIB
Dua diantaranya adalah KH Ahmad, politisi Partai Amanat Nasional asal Jember, dan Juned Musni, anggota DPR dari PDIP.
Tidak semua anggota DPR memanfaatkan status dan kekayaan yang mereka gunakan untuk bergaya hidup mewah dan berlebihan.
Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2005-2009, Yacobus Mayong Padang, mengatakan masih ada anggota DPR yang bisa mengendalikan diri untuk hidup sederhana dan apa adanya, meskipun jumlahnya mungkin tidak banyak.
Dua diantaranya adalah KH Ahmad, politisi Partai Amanat Nasional asal Jember, dan Juned Musni, anggota DPR dari PDIP.
KH. Ahmad, kata Yacobus, ketika menjadi anggota DPR dia selalu naik bus kota ke kantornya di Senayan.
"Dia selalu menggunakan angkutan itu dan tidak pernah terlambat, jadi kalau ada anggota DPR yang mengatakan soal mobil itu untuk mendukung kinerja itu tidak betul, Beliau buktinya bisa kerja serius walau harus naik bus kota," kata Yacobus, di Jakarta, hari ini.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Juned Musni. Meskipun menjadi anggota DPR, politisi asal Blitar, Jawa Timur tersebut tetap berusaha tampil apa adanya.
Kesederhanaan ini dapat dilihat dari mobil yang digunakan Juned saat menjadi anggota DPR.
"Dia sangat Soekarnois, datang dengan mobil butut ke DPR, tahun 1999 keluar juga tetap dengan mobil butut. Tahun 2008 datang lagi menggantikan Permadi juga dengan mobil butut, tapi dia tetap bisa kerja dengan maksimal," kata Yacobus.
Melihat contoh itu, Yacobus mengaku sangat menyayangkan perilaku anggota DPR saat ini yang dengan alasan untuk meningkatkan kinerja bergaya hidup mewah dan cenderung berlebihan.
"Bagaimana coba mereka bisa bergaya hidup seperti itu di tengah kehidupan sebagian besar masyarakat kita yang masih melarat, ini adalah sebuah bentuk pengingkaran terhadap nilai- nilai dalam Pancasila," kata Yacobus.
Tidak semua anggota DPR memanfaatkan status dan kekayaan yang mereka gunakan untuk bergaya hidup mewah dan berlebihan.
Mantan anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2005-2009, Yacobus Mayong Padang, mengatakan masih ada anggota DPR yang bisa mengendalikan diri untuk hidup sederhana dan apa adanya, meskipun jumlahnya mungkin tidak banyak.
Dua diantaranya adalah KH Ahmad, politisi Partai Amanat Nasional asal Jember, dan Juned Musni, anggota DPR dari PDIP.
KH. Ahmad, kata Yacobus, ketika menjadi anggota DPR dia selalu naik bus kota ke kantornya di Senayan.
"Dia selalu menggunakan angkutan itu dan tidak pernah terlambat, jadi kalau ada anggota DPR yang mengatakan soal mobil itu untuk mendukung kinerja itu tidak betul, Beliau buktinya bisa kerja serius walau harus naik bus kota," kata Yacobus, di Jakarta, hari ini.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Juned Musni. Meskipun menjadi anggota DPR, politisi asal Blitar, Jawa Timur tersebut tetap berusaha tampil apa adanya.
Kesederhanaan ini dapat dilihat dari mobil yang digunakan Juned saat menjadi anggota DPR.
"Dia sangat Soekarnois, datang dengan mobil butut ke DPR, tahun 1999 keluar juga tetap dengan mobil butut. Tahun 2008 datang lagi menggantikan Permadi juga dengan mobil butut, tapi dia tetap bisa kerja dengan maksimal," kata Yacobus.
Melihat contoh itu, Yacobus mengaku sangat menyayangkan perilaku anggota DPR saat ini yang dengan alasan untuk meningkatkan kinerja bergaya hidup mewah dan cenderung berlebihan.
"Bagaimana coba mereka bisa bergaya hidup seperti itu di tengah kehidupan sebagian besar masyarakat kita yang masih melarat, ini adalah sebuah bentuk pengingkaran terhadap nilai- nilai dalam Pancasila," kata Yacobus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




