Lemhannas Tak Memihak dalam Pilpres
Senin, 7 Juli 2014 | 10:39 WIB
Jakarta – Dukungan yang diberikan alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Muhammad Kadafi kepada pasangan Jokowi-JK tak mewakili sikap institusi tersebut. Dalam pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres), Lemhannas tidak memihak salah satu pasangan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Settama Lemhannas, Laksamana Pertama TNI E Estu Prabowo, Senin (7/7), untuk mengklarifikasi berita Alumni Lemhannas Dukung Jokowi-JK yang dimuat Beritasatu.com, Kamis (3/7).
"Klarifikasi ini diberikan agar tidak menimbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat," kata Estu Prabowo.
Dikatakan, Lemhannas berada dalam posisi tidak memihak pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pilpres 2014, serta menghargai keragaman dan perbedaan yang ada di masyarakat.
Pilihan politik Muhammad Kadafi yang berasal dari Partai Hanura terhadap salah satu pasangan merupakan pilihan personal dan tidak mewakili Lemhannas sebagai institusi.
Estu juga mengklarifikasi jabatan Muhammad Kadafi yang merupakan alumni Lemhannas Angkatan V 2014, bukan ketua Alumni Lemhannas, karena Ketua Ikatan Alumni Lemhannas (Ikal) masih dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar.
Kegiatan yang diikuti Muhammad Kadafi adalah kegiatan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan bagi Anggota Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014 Angkatan V Lemhannas RI Tahun 2014 yang diselenggarakan selama 10 hari, yakni pada 4 – 13 Februari 2014. Kegiatan tersebut berbeda dengan pendidikan yang diselenggarakan oleh Lemhannas, yakni Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA), Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA), serta Program Pemantapan Pimpinan Daerah (PPPDA) dengan durasi kegiatan 2,5 bulan sampai 7,5 bulan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




