Jaga Tubuh Sehat dan Bugar Saat Lebaran dengan Kiwi

Senin, 28 Juli 2014 | 08:13 WIB
H
B
Penulis: Herman | Editor: B1
Ilustrasi buah kiwi Zespri (Beritasatu.com/Herman)
Ilustrasi buah kiwi Zespri (Beritasatu.com/Herman) (Beritasatu)

Jakarta – Lebaran memang identik dengan hidangan lezat dan melimpah yang menggugah selera. Mulai dari rendang, opor ayam, gulai, ketupat, sambal goreng hati, dan tidak ketinggalan berbagai jenis kue kering serta minuman yang berasa manis.

Namun di balik kelezatannya, hidangan Lebaran yang tinggi lemak dan gula ini ternyata juga menyimpan bahaya bagi kesehatan tubuh, seperti risiko peningkatan kadar lemak darah, peningkatan kadar glukosa darah, risiko sulit buang air besar (BAB) karena kurangnya serat, hingga peningkatan berat badan.

Alih-alih ingin menikmati hidangan Lebaran dan merayakan kemenangan berpuasa, justru penyakit yang datang.

Dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Fiastuti Witjaksono, mengatakan saat Lebaran sangat penting menjaga pola makan sehat, serta mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi.

Karena umumnya aktivitas kita menjelang dan saat Lebaran akan meningkat, mulai dari membersihkan rumah, menyiapkan hidangan Lebaran, bersilaturahmi ke rumah saudara, hingga mudik ke kampung halaman.

Agar seluruh anggota keluarga tetap sehat dan bugar saat Lebaran, Fiastuti mengingatkan untuk selalu menjaga pola makan sehat dengan menambahkan porsi sayuran dan buah, terutama buah yang kaya vitamin C dan mengandung serat tinggi seperti buah Kiwi.

"Kiwi Zespri SunGold sangat kaya akan vitamin C yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, mencegah terjadinya infeksi, menjaga proses oksidasi yang dapat merusak sel, merupakan antioksidan yang baik untuk mencegah radikal bebas, serta membentuk kolagen dan hormon yang baik bagi tubuh. Sementara Kiwi Zespri Green memiliki serat yang tinggi dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran cerna, mencegah sembelit, menjaga kadar lemak darah, menjaga kadar glukosa darah, serta membuat kita tidak cepat lapar," papar Fiastuti Witjaksono di Jakarta, baru-baru ini.

Ditambahkan dia, kandungan vitamin C yang terdapat pada buah kiwi juga sangat besar, bahkan tiga kalinya jeruk dan nutrisinya 10 kali dibandingkan apel.

Sedangkan serat dalam Kiwi Zespri Green juga paling tinggi, yakni sebanyak 3g/100g. Lebih baik dari mangga yang hanya 1,8g/100g, atau nenas dengan kandungan serat 1,4g/100g.

Selain itu, Kiwi Zespri Green juga mengandung enzim actinidin untuk membantu pencernaan protein sehingga lebih mudah diserap.

"Protein yang diserap dengan baik akan memberikan manfaat sebagai zat pembangun, mengganti sel-sel yang rusak, dan menjaga agar metabolisme tubuh bekerja dengan baik," terang Fiastuti.

Tidak hanya baik untuk kesehatan, mengonsumsi varian buah Kiwi Gold sebanyak dua buah per hari ternyata juga dapat mengurangi mood yang buruk, mengurangi kelelahan dan depresi, serta menaikkan semangat saat suasana hati sedang tidak baik atau sedang lelah.

Hal ini telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan Anita Carr dan kawan-kawan dari Universitas Otago di New Zealand pada tahun 2013.

Dalam penelitian ini disebutkan, kelompok yang mengonsumsi Kiwi Gold sebanyak dua buah per hari mengalami penurunan Total Mood Disturbance (TMD) atau gangguan suasana hati. Kelelahan juga berkurang sebanyak 38%, depresi berkurang sebanyak 34%, dan semangat naik sebanyak 31%.

Sementara itu, Deviana Nugraeni, selaku Zespri Marketing Manager untuk Indonesia, mengatakan untuk menikmati manisnya buah kiwi, sebaiknya pilih buah yang sudah lunak.

Cara memilih buah Kiwi Zespri SunGold yang lunak adalah dengan menekan bagian atas menggunakan ibu jari, dan menekan badan buah dengan telapak tangan. Jika terasa lunak, artinya buah tersebut sudah matang dan siap disantap. Lalu untuk memilih buah Kiwi Zespri Green, cukup dengan menekan bagian atas dan pangkal buah.

"Untuk mencapai tingkat kematangan yang diinginkan, sebaiknya simpan buah kiwi di suhu ruangan agar cepat lunak. Masukkan dalam kantong bersama dengan apel dan pisang, karena kedua jenis buah tersebut mengandung gas etilen yang cukup tinggi, sehingga bisa membantu buah kiwi matang lebih cepat. Sedangkan cara menikmatinya adalah dengan membelahnya menjadi dua bagian, lalu sendok daging buahnya," pesan Deviana Nugraeni.

Fiastuti menambahkan, selain harus menjaga pola makan sehat saat Lebaran, porsi makanan yang dikonsumsi juga tidak boleh berlebihan. Karena tubuh kita memerlukan waktu penyesuaian kembali setelah mengistirahatkan organ pencernaan selama satu bulan.

"Jangan menjadikan Lebaran sebagai ajang 'balas dendam' karena tubuh kita sedang dalam proses adaptasi kembali. Lakukan secara bertahap untuk mengembalikan pola dan porsi makan seperti semula, sehingga kesehatan kita tetap terjaga selama masa Lebaran," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon