BEI Pesimistis Target IPO Tercapai

Rabu, 17 September 2014 | 16:40 WIB
LO
FB
Penulis: Lona Olavia | Editor: FMB
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Muliaman Darmansyah Hadad (tengah) bersama (ki-ka): Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, Direktur Utama BEI Ito Warsito, dan Direktur Utama KSEI Heri Sunaryadi (kanan), memukul kendang saat pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2014, di Jakarta, Rabu (17/9).
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Muliaman Darmansyah Hadad (tengah) bersama (ki-ka): Direktur Utama KPEI Hasan Fawzi, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, Direktur Utama BEI Ito Warsito, dan Direktur Utama KSEI Heri Sunaryadi (kanan), memukul kendang saat pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2014, di Jakarta, Rabu (17/9). (Investor Daily / DAVID GITA ROZA)

Jakarta - Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito menyatakan, pihaknya tak takut jika target penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) yang telah dicanangkan sebanyak 30 emiten baru pada tahun ini tak tergenapi.

"Dulu memang kita targetkan 30. Saya tidak mau menurunkan dari target tahun lalu. Tapi, kalaupun tidak tercapai saya tidak takut. Kita berdoa dan berusaha," ujarnya di sela-sela Investor Summit and Capital Market Expo 2014 di Jakarta, Rabu (17/9).

Kondisi ekonomi Indonesia yang memang tidak terlalu baik dan nilai tukar rupiah yang masih lemah dibandingkan dolar, serta suku bunga acuan BI yang masih 7,5% menurut Ito menjadi faktor yang menahan calon emiten untuk melantai di bursa dan menerbitkan obligasi pada tahun 2014 ini.

Pada acara yang sama, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen menuturkan, saat ini ada 5 yang di pipeline, sedangkan yang sudah IPO dari awal tahun hingga saat ini baru 18.

"Jadi, baru ada 23, memang masih jauh ke 30. Tapi, kalau misalnya ada yang masuk pakai buku Juni sampai September ini masih bisa diproses, tapi kalau sudah lewat dari situ kemungkinan 30 tak tercapai," imbuhnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon