Geliat Gerakan Radikal, TB Hasanuddin Ingatkan Aparat Siaga Jelang Natal
Selasa, 23 Desember 2014 | 12:44 WIB
Jakarta - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyatakan situasi dan gerakan kelompok radikal global dan regional akan berpengaruh pada gerakan radikal di Indonesia.
Gerakan radikal global dan regional itu akan mewarnai situasi di Indonesia menjelang Natal dan Tahun Baru dan bisa jadi berpengaruh pada kelompok teroris di Indonesia, yang selama ini "tiarap."
"Agar tidak kecolongan, sebaiknya aparat keamanan menyiapkan dan mengamankan secara optimal tempat-tempat ibadah, tempat acara keagamaan dan tempat keramaian lainnya," kata TB Hasanuddin di Jakarta, Selasa (23/12).
Dia menjelaskan, di Timur Tengah, gerakan radikal seperti kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terus menjalar kemana-mana. Di saat yang sama banyak orang-orang dan kelompok radikal lain yang kemudian juga akhirnya bergabung dengan ISIS.
Sementara itu, di negara-negara yang berdekatan dengan Indonesia, geliat kaum radikal semakin terlihat jelas.
Di Mindanao, kelompok radikal malah sudah bertempur lagi dengan pasukan Filipina. Di Malaysia, ada WNI yang ditangkap, yang satu di antaranya terindikasi menjadi bagian kelompok radikal.
Sedangkan di Australia, aksi teror beberapa waktu lalu juga mengindikasikan hal serupa bahwa gerakan kelompok radikal kian menampakkan diri lagi.
TB Hasanuddin juga mengimbau kepada masyarakat luas untuk membantu polisi. Bila memang ada hal-hal yang mencurigakan, masyarakat harus segera melaporkan kepada aparat keamanan.
"Sehingga polisi bisa mengambil tindakan dengan cepat dan tepat," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




