Capello Kecam Naturalisasi Pemain
Jumat, 30 Desember 2011 | 14:20 WIB
Capello menilai Jerman sudah mencuri talenta-talenta berbakat dari negara lain.
Pasukan muda tim nasional Jerman tampil menawan pada Piala Dunia lalu. Slah satu tim yang dilibas Tim Panzer adalah Inggris. Bagusnya penampilan Jerman tidak lepas dari kehadiran pemain-pemain berdarah negara lain, khususnya Turki.
Terkait dengan hal tersebut, Fabio Capello, pelatih Inggris, mengecam cara-cara seperti ini. Capello menilai Jerman sudah mencuri talenta-talenta berbakat dari negara lain.
"Harus ada aturan tegas. Klub-klub kaya pasti akan dengan memudah memantau dan merebut pemain berbakat dengan memberikan harga yang tinggi. Mereka tidak memikirkan konsekuensi untuk timnas negara sang pemain," kata Capello di Dubai saat Konferensi Olahraga Internasional.
"Para pemain itu tentunya akan memiliki paspor di negara klub yang membelinya. Sebut saja Jerman yang memiliki lima pemain asal Turki. Mereka tentu lebih memilih Jerman. Padahal, Turki akan bisa lebih kuat dengan kehadiran mereka," Capello menambahkan.
Untuk hal ini, Capello mengatakan sudah bertemu Presiden UEFA, Michel Platini. "Di masa depan, klub akan dilarang mencuri pemain dari negara lain saat usia muda.
Lalu, bagaimana dengan Danny Welbeck yang diharapkan memilih memperkuat Inggris ketimnang negara keluarganya, Ghana? "Dia lahir dan besar di Inggris. Saya telah berbicara dengan keluarga dan mereka menerimanya," Capello menjelaskan.
Jika ditilik lebih lanjut, Serdar Tasci dan Mesut Ozil tidak jauh beda dengan Welbeck. Keduanya lahir dan besar di tanah Jerman.
Pasukan muda tim nasional Jerman tampil menawan pada Piala Dunia lalu. Slah satu tim yang dilibas Tim Panzer adalah Inggris. Bagusnya penampilan Jerman tidak lepas dari kehadiran pemain-pemain berdarah negara lain, khususnya Turki.
Terkait dengan hal tersebut, Fabio Capello, pelatih Inggris, mengecam cara-cara seperti ini. Capello menilai Jerman sudah mencuri talenta-talenta berbakat dari negara lain.
"Harus ada aturan tegas. Klub-klub kaya pasti akan dengan memudah memantau dan merebut pemain berbakat dengan memberikan harga yang tinggi. Mereka tidak memikirkan konsekuensi untuk timnas negara sang pemain," kata Capello di Dubai saat Konferensi Olahraga Internasional.
"Para pemain itu tentunya akan memiliki paspor di negara klub yang membelinya. Sebut saja Jerman yang memiliki lima pemain asal Turki. Mereka tentu lebih memilih Jerman. Padahal, Turki akan bisa lebih kuat dengan kehadiran mereka," Capello menambahkan.
Untuk hal ini, Capello mengatakan sudah bertemu Presiden UEFA, Michel Platini. "Di masa depan, klub akan dilarang mencuri pemain dari negara lain saat usia muda.
Lalu, bagaimana dengan Danny Welbeck yang diharapkan memilih memperkuat Inggris ketimnang negara keluarganya, Ghana? "Dia lahir dan besar di Inggris. Saya telah berbicara dengan keluarga dan mereka menerimanya," Capello menjelaskan.
Jika ditilik lebih lanjut, Serdar Tasci dan Mesut Ozil tidak jauh beda dengan Welbeck. Keduanya lahir dan besar di tanah Jerman.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




