Basuki Jamin Tukang Ojek Terdampak Pembatasan Motor

Kamis, 8 Januari 2015 | 18:33 WIB
DP
B
Penulis: Deti Mega Purnamasari | Editor: B1
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (dua kanan) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Taufik Hidayat (kanan) menyalakan lilin berkabung atas musibah AirAsia QZ 8501 di Silang Monas dalam
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (dua kanan) bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Taufik Hidayat (kanan) menyalakan lilin berkabung atas musibah AirAsia QZ 8501 di Silang Monas dalam "Jakarta Night Festival" sebelum menyambut tahun baru 2015, Jakarta, Rabu (31/12). (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memberikan jaminan kepada para tukang ojek yang terdampak kebijakan pembatasan sepeda motor di Jalan MH Thamrin hingga Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

"Pokoknya saya garansi kalau anak sakit, kalau dia sakit bayar lapor sama saya," kata Basuki di Balai Kota, Kamis (8/1).

Basuki menyarankan supaya para tukang ojek lewat jalan alternatif yang telah disediakan.

Uji coba penerapan kebijakan pembatasan kendaraan motor di Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat diberlakukan sejak 17 Desember 2014. Kebijakan itu mengundang pro dan kontra dari masyarakat.

Sebelumnya, puluhan tukang ojek yang tergabung dalam Front Transportasi Jakarta (FTJ) melakukan aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, hari ini.

Mereka menentang kebijakan itu karena dinilai menyengsarakan rakyat kecil. Penghasilan mereka pun turun akibat penerapan kebijakan tersebut. Itu lantaran para penumpang lebih memilih memakai moda transportasi lain.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon