Buser Polres Kupang Kota Lumpuhkan Residivis Curanmor
Kamis, 28 Mei 2015 | 07:43 WIB
Kupang- Tim Buruh Sergap (Buser) Polres Kupang Kota, berhasil melumpuhkan residivis curanmor dan curat di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, (28/5) sekitar pukul 03:00 WITA.
Hal tersebut disampaikan Kapolda NTT, Brigjen Pol Endang Sunjaya, kepada SP di Kupang, Kamis, (28/5) pagi.
Endang Sunjaya, mengatakan, terjadi penangkapan terhadap residivis curanmor dan curat atas nama Hengky Telinga, yang beralamat di Soe, Kabupaten Timor tengah Selatan (TTS). Pada saat akan ditangkap yang bersangkutan melakukan perlawanan dengan menggunakan pisau untuk menikam anggota. Karena jiwa anggota terancam maka Hengky ditembak oleh anggota Buser Bripka Nengah.
"Rasidivis curanmor Hengky Telinga ditembak mengenai bagian kepala samping kanan atas dan meninggal dunia," kata Kapolda NTT, Brigjen Pol Endang Sunjaya.
Ia menjelaskan, kejadiannya berawal saat anggota Buser mendengar informasi bahwa Kamis (28/5) dini hari, Hengky bersama temannya akan melakukan transaksi jual beli sepeda motor. Dari informasi tersebut, kemudian anggota mengikuti tersangka sejak pukul 02:00 WITA. Pada saat diikuti, Hengky Telinga dibonceng oleh temannya bernama Engky Soares dan terjadi kejar-kejaran dengan anggota. Sepeda motor tersangka berhasil dihentikan setelah anggota Buser memalang jalan yang akan dilalui dengan sepeda motor. Selanjutnya, terjadi perkelahian antara kedua orang tersebut dengan anggota Buser. Engky Soares sempat menikam anggota Buser atas nama John, namun hanya mengenai bajunya.
Keduanya kemudian melarikan diri. Brigpol Angky Soares berlari ke arah pertigaan Oepura dan berhasil ditangkap oleh anggota Buser. Sedangkan, Hengky berlari melalui lorong di perkampungan Oepura. Ia dikejar oleh anggota Buser Andy Sauta dengan sepeda motor dan diikuti oleh Bripka Nengah dari belakang. Deket Swalayan Glory, Bripka Nengah memberikan tembakan peringatan dua kali namun ia tidak berhenti. Hengky akhirnya berhasil ditangkap oleh Brigpol Andy Sauta. Namun, Hengky memberontak dan lepas dari Andy Sauta. Ia mengayunkan pisau dan akan menikam Andi Sauta. Melihat rekannya terancam, Bripka Nengah pun melepaskan tembakan ke arah Hengky dan mengenai bagian kepala kanan. Tersangka pun meninggal di tempat.
Barang bukti yang disita dari tangan Hengky adalah sebilah pisau dan sarungnya, balok kayu untuk memukul, dan tali rafia. Sedangkan barang bukti pada Engky Soares adalah sebilah pisau. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kupang untuk di visum dan menghubungi keluarga korban.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




