KPU Terima Daftar Pemilih Pilkada dari Kemdagri
Rabu, 3 Juni 2015 | 13:40 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) sore hari ini. Penerimaan DP4 menjadi titik tahapan pilkada untuk menggunakan anggaran.
Pasalnya ketika KPU menerima DP4, maka Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah mulai bekerja untuk menyinkronkannya dengan daftar pemilih pemilu 2014. Kegiatan tersebut dimulai 11-19 Juni, sebelum dimutakhirkan dengan daftar riil kependudukan dengan cara door to door, 24 Juni. Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan sinkronisasi dan pemutakhiran data sudah mulai membutuhkan pengawasan dari panitia pengawas pilkada.
"Pasti dong, karena PPK dan PPS tidak bisa bekerja sendirian, kalau tidak ingin dituduh memanipulasi daftar pemilih pilkada," katanya kepada wartawan di gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (03/06).
Ferry mengungkapkan tidak ada kekhawatiran bahwa dalam satu daerah, anggaran KPUD lebih dulu tersedia dibanding anggaran panwas, dan terkait pemutakhiran data pemilih, Mantan Ketua KPU Jawa Barat itu meyakini pengawasan juga akan mengiringinya.
"Saya yakin bagaimanapun belum tersedianya anggaran panwas, mereka akan tetap mendahulukan pengawasan. Dua-dua (pelaksanaan dan pengawasan) memang harus bareng-bareng," ujarnya.
Terkait kesiapan anggaran pilkada penyelenggara, tersisa satu daerah yang belum menandatangani naskah hibah. Adalah Kabupaten Sumba Barat yang menyampaikan kepada KPU akan menandatanganinya hari ini. Ketika seluruh daerah sudah menandatangani naskah hibah pada saat itu pula KPU menilai anggaran pilkada sudah tersedia. Pertanyaan yang tersisa tinggal apakah hibah tersebut sudah dicairkan?
"Memang dalam surat kita, kalau konteksnya sudah tanda tangan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah), pasti secara legal sudah terikat. Jadi otomatis pencairan sudah ada tinggal membicarakan pencairannya mau mekanismenya diangsur apa glondongan (keseluruhan). Apakah memang teman-teman di sana sudah optimal apa belum menerima NPHD nya," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




