Diprotes Organda, Djarot Tetap Dukung Go-Jek

Jumat, 12 Juni 2015 | 17:55 WIB
LT
B
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: B1
Pengendara ojek GO-JEK.
Pengendara ojek GO-JEK. (GO-JEK Indonesia. /GO-JEK Indonesia.)

Jakarta - Meski mendapat protes dari Dewan Pimpinan Daerah Organisasi Angkutan Daerah (DPD Organda) DKI Jakarta, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan mendukung keberadaan Go-Jek. Karena Go-Jek telah membuat tertib operasional tukang ojek.

"Go-Jek itu bagus tuh. Keamanan, kenyamanan, dan ketepatan harga. Makanya mereka (tukang ojek) cemburu," kata Djarot ,di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (12/6).

Para tukang ojek yang tidak mau bergabung dengan Go-Jek, Djarot mengimbau mereka membentuk koperasi atau paguyuban yang bisa mengorganisir operasional mereka agar lebih tertib dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik.

"Ojek ini kan kuncinya services kepada pengguna ya, kepada pelanggan. Kalau seperti itu, tolong tukang ojek lainnya bikin koperasi dong, bikin paguyuban, untuk bisa mengorganisir sehingga dia bisa memberikan pelayanan yang baik. Tidak seperti itu (cemburu). Tidak boleh," ujarnya.

Mantan wali kota Blitar ini menyatakan keberadaan ojek sangat diperlukan di kota megapolitan seperti Jakarta. Mengingat tingkat kemacetan di Ibu Kota masih belum terurai dengan baik.

Karena transportasi massal seperti mass rapid transit (MRT) dan light rail transit (LRT) belum terwujud. Apalagi, ojek bisa masuk ke jalan-jalan sempit untuk mempercepat waktu perjalanan penumpangnya.

"Kalau ojek ya harus dong. Jakarta enggak ada ojek bagaimana?. Ojek itu bisa ojek sepeda, ada lho , itu bagus. Ada yang motor. Untuk jalan-jalan sempit pakai ojek dan itu sangat membantu. Cuma mereka itu harus betul-betul diorganisir, sehingga penumpang itu ada kenyamanan, ada keamanan, dan kepastian harga," jelasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon