Tukang Ojek di Papua Ditembak dan Dibacok

Jumat, 3 Februari 2012 | 13:33 WIB
FS
B
Penulis: Farouk Arnaz/ Didit Sidarta | Editor: B1
Sejumlah personil TNI dengan senjata lengkap di kawasan puncak jaya Papua. FOTO : ANTARA
Sejumlah personil TNI dengan senjata lengkap di kawasan puncak jaya Papua. FOTO : ANTARA
Dicegat sekelompok orang bersenjata seusai mengantar penumpang, lalu ditembaki.

Kekerasan masih mewarnai tanah Papua.

Kali ini, penembakan misterius kembali terjadi di Bumi Cendrawasih itu.

Korbannya adalah seorang tukang ojek, sementara tiga orang lainnya berhasil lolos.

Kejadiannya pada Kamis (2/2) sekitar pukul 09.30 WITA, di daerah Jembatan Besi, dekat Kampung Kuline, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

"Mereka ditembak kelompok bersenjata yang tidak dikenal," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Usman Saud Nasution, di Mabes Polri, hari ini.

Kronologi
Saud menjelaskan saat empat orang tukang ojek selesai mengantar penumpang.

Di lokasi kejadian mereka dicegat sekelompok orang bersenjata.

Para tukang ojek itu kontan hendak melarikan diri, kemudian mereka ditembaki oleh pelaku.

Satu orang bernama Anwar Daeng Yondry (24) tukang ojek, warga kampung  Wikwik Distrik Mulia bernasib naas.

Dia tertembak dua kali di pundak kanan dan dibacok di pipi kiri.

Pelaku juga mengejar tiga tukang ojek yang lain--Ropu (38) kampung Fataleme, Utomo Palalu (28), warga Pasar Kota Lama, Kampung Wisu, dan Dipten Tabuni, (28) warga kampung Wandeng Grobak.

Beruntung mereka selamat.

"Jadi cuma satu saja yang kena luka tembak dan bacok. Kini sedang di  rawat di rumah sakit. Kita belum mengetahui pelakunya," kata Saud.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon