Tangkap 27 Orang, Polisi Dalami Motif Kerusuhan di Kampung Pulo
Jumat, 21 Agustus 2015 | 12:26 WIB
Jakarta - Polres Jakarta Timur melakukan pemeriksaan terhadap 27 orang yang diamankan terkait kericuhan pada saat eksekusi penggusuran pemukiman di Bantaran Kali Ciliwung, Kampung Pulo, Jakarta Timur, kemarin. Polisi masih mendalami motif kericuhan itu.
"27 orang yang diamankan Polres Jakarta Timur sedang dilakukan pemeriksaan, kami belum menentukan siapa yang terbukti melakukan tindak pidana," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (21/8).
Dikatakan Iqbal, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan apakah ada lagi warga yang terlibat dalam kericuhan tersebut.
"Kalau ada yang terlibat, akan kami lakukan pemanggilan atau upaya paksa," ungkapnya.
Menyoal apa penyebab kericuhan itu, Iqbal menuturkan, ada beberapa kelompok warga yang tidak mau menerima penggusuran. Motifnya masih dalam penyelidikan.
"Ada kontra, ada beberapa kelompok yang memang tidak mau menerima tawaran atau hasil musyawarah yang sudah lama dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Kepentingannya terganggu, diduga motif mencari keuntungan. Ini sedang kami selidiki," katanya.
Saat ini, tambahnya, proses penggusuran masih berlangsung dengan kondusif.
"Pembokaran sudah mulai, situasi kondusif. Kami dan pihak Pemprov sudah melakukan negosiasi. Kami tetap mengedepankan upaya persuasif, mengajak warga untuk berkerja sama," jelasnya.
Sementara itu, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya korban dari pihak warga yang dianiaya oknum Satpol PP.
"Kami selidiki di Rumah Sakit Saint Carolus, benar atau tidak terjadi penganiayaan kena pukul. Diduga dipukul Satpol PP. Korban cuma satu itu," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




