Penawaran Surat Utang Indosat “Oversubscribed” Hingga 1,4 Kali
Selasa, 24 November 2015 | 22:40 WIB
Jakarta – Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I tahap III PT Indosat Tbk (ISAT) kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 1,4 kali. PUB Indosat senilai Rp 900 miliar itu terdiri atas obligasi konvensional Rp 794 miliar dan sukuk Rp 106 miliar.
Investor Relations Indosat Andromeda Tristanto mengatakan, melalui penerbitan surat utang tersebut, perseroan ingin mengambil kesempatan untuk melunasi utang valas. "Di tengah rupiah yang sedang stabil belakangan ini, penerbitan ini jadi kesempatan yang bagus," kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, Selasa (24/11).
Indosat mengalokasikan 25,2% dana hasil PUB untuk pelunasan sebagian utang, sekitar 37% untuk pembelian base station subsystem, dan 37,8% untuk pembayaran biaya hak penggunaan frekuensi.
Indosat menerbitkan obligasi dalam empat seri. Seri A bertenor tiga tahun senilai Rp 201 miliar dengan tingkat bunga 10% per tahun dan jatuh tempo pada 10 Desember 2018. Lalu, seri B senilai Rp 301 miliar bertenor lima tahun dengan bunga 10,25% per tahun dan jatuh tempo 10 Desember 2020.
Lebih lanjut, seri C senilai Rp 130 miliar bertenor tujuh tahun dengan bunga 10,60% per tahun dan jatuh tempo pada 10 Desember 2022. Terakhir, seri D senilai Rp 162 miliar berjangka waktu 10 tahun dengan bunga 11,2% per tahun dan jatuh tempo pada 10 Desember 2025.
Adapun sukuk Indosat Rp 106 miliar terdiri atas dua seri. Seri A senilai Rp 65 miliar, cicilan imbalan ijarah Rp 6,89 miliar per tahun, jangka waktu tujuh tahun, dan pembayaran kembali sisa sukuk 10 Desember 2022. Lalu, seri B senilai Rp 41 miliar, cicilan imbalan Rp 4,59 miliar per tahun, berjangka waktu 10 tahun, dan pembayaran kembali sisa sukuk pada 10 Desember 2025.
Bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Securities Indonesia, dan PT Indo Premier Securities. Dengan aksi ini, total nilai PUB I yang dirilis bertahap sejak Desember 2014 menjadi Rp 6,5 triliun dari total target emisi Rp 10 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




