Pangdam XVII Cenderawasih: Penembakan TNI di Mamberamo Nodai Kesucian Natal

Selasa, 1 Desember 2015 | 19:25 WIB
RI
FB
Penulis: Robert Isidorus | Editor: FMB
 Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian
Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian (Suara Pembaruan/Robert Isidorus)

Jayapura, Papua - Penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menewaskan Mayor. Inf. Jhon De Fretes merupakan tindakan teroris. Demikian dikatakan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen. TNI. Hinsa Siburian kepada wartawan di Mako Batalyon 751/R Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (1/12) sore.

"Tindakan ini adalah tindakan terkutuk dan tindakan teroris. Kenapa saya katakan bahwa ini adalah tindakan teroris? karena, saat kejadian itu almarhum sudah mengatakan jika dirinya adalah seorang pendeta. Sebab latar belakangnya sebalum menjadi TNI adalah sarjana teologia yang sering menyampaikan berbagai siraman rohani bagi sesama prajurit TNI dan juga bagi masyarakat. Tapi, kenapa masih saja ditembak?" kata Pangdam Siburian.

Pangdam merasa, tindakan itu akan dikutuk oleh masyarakat Papua sebab tanggal (1/12) merupakan hari pertama untuk menyambut Hari Raya Natal atau hari kebesaran bagi umat Kristiani di Papua.

"Nah, dengan adanya tindakan dari KKB yang tidak bertanggung jawab ini, maka hari kelahiran juru selamat yaitu kelahiran Yesus Kristus yang diharapkan menjadi hari damai bagi masyarakat Papua jadi ternoda," tegasnya.

Lebih Lanjut, Pangdam menuturkan bahwa KKB ini akan mendapat balasan (hukuman) yang setimpal. Karena negara ini adalah negara yang berkedaulatan, yang didasari oleh hukum. Sehingga cepat atau lambat, mereka pasti akan mendapatkannya.

"Tentunya, kedepannya saya bersama Kapolda akan melaksanakan tindakan hukum bagi anggota KKB. Cepat atau lambat , tetap akan kami proses,"ujarnya

Almarhum Mayor De Fretes, naik pangkat Jadi Letkol, selain menganugerahkan kenaikan pangkat, Panglima TNI juga berjanji akan memberikan beasiswa untuk membiayai pendidikan kedua anak korban yang saat ini bermukim di Magelang, Jawa Tengah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon