Komisi Pengawas Demokrat Selisik Aliran Dana Kongres
Selasa, 21 Februari 2012 | 17:02 WIB
Para pihak yang mengungkap hal itu akan dipanggil Komisi Pengawas.
Ketua Departemen bidang Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan Komisi Pengawas akan memanggil pihak-pihak yang menyebut indikasi penyimpangan dalam mekanisme aliran dana ke Kongres Demokrat Mei 2010.
"Sekarang kami kan punya Komisi Pengawas, ada Pak TB (Silalahi), kalau bukan sekarang kapan lagi kami membenahi partai," kata Ruhut di gedung DPR, Selasa (21/1).
TB Silalahi merupakan Ketua Komisi Pengawas dan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat.
Sebelumnya, mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Minahasa Diana Maringka mengatakan dia mendapat sejumlah uang dan perangkat BlackBerry dari kubu Anas Urbaningrum.
Sementara pada Jumat pekan lalu, Umar Arsal, yang merupakan tim pemenangan Anas Urbaningrum mengatakan, Anas mendapat kucuran dana untuk kongres dari koleganya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Ya kami akan lihat dari dua belah pihak. Saya rasa Umar juga akan dipanggil, bagi yang merasa disuap dan lain-lain biar terang benderang," kata Ruhut.
Diana Maringka, menurut Ruhut, sudah ditanyai oleh Komisi Pengawas.
Komisi tersebut lanjutnya, akan menindaklanjuti terus pelaporan seputar kader dan penyimpangan internal partai pemenang pemilu itu.
Ketua Departemen bidang Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan Komisi Pengawas akan memanggil pihak-pihak yang menyebut indikasi penyimpangan dalam mekanisme aliran dana ke Kongres Demokrat Mei 2010.
"Sekarang kami kan punya Komisi Pengawas, ada Pak TB (Silalahi), kalau bukan sekarang kapan lagi kami membenahi partai," kata Ruhut di gedung DPR, Selasa (21/1).
TB Silalahi merupakan Ketua Komisi Pengawas dan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat.
Sebelumnya, mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Minahasa Diana Maringka mengatakan dia mendapat sejumlah uang dan perangkat BlackBerry dari kubu Anas Urbaningrum.
Sementara pada Jumat pekan lalu, Umar Arsal, yang merupakan tim pemenangan Anas Urbaningrum mengatakan, Anas mendapat kucuran dana untuk kongres dari koleganya di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Ya kami akan lihat dari dua belah pihak. Saya rasa Umar juga akan dipanggil, bagi yang merasa disuap dan lain-lain biar terang benderang," kata Ruhut.
Diana Maringka, menurut Ruhut, sudah ditanyai oleh Komisi Pengawas.
Komisi tersebut lanjutnya, akan menindaklanjuti terus pelaporan seputar kader dan penyimpangan internal partai pemenang pemilu itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




