Klub ISL Dorong PT Liga Lakukan Terobosan

Minggu, 17 Januari 2016 | 12:59 WIB
HS
WP
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: WBP
CEO PT Liga Indonesia Djoko Driyono
CEO PT Liga Indonesia Djoko Driyono (Istimewa)

Jakarta - Klub yang tergabung dalam Indonesian Super League (ISL) mendorong operator PT Liga Indonesia melakukan terobosan baru. Hal itu tertuang saat Club's Owner yang diikuti oleh para petinggi klub strata tertinggi di Tanah Air.

Dalam kesempatan itu, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, menyampaikan update korporasi, dilanjutkan dengan status rencana kompetisi musim 2016, hingga diskusi dengan para klub untuk mencari solusi atas masalah yang tengah dihadapi bersama. "RUPS (rapat umum pemegang saham) kemarin mengamanatkan dua poin penting," katanya Minggu (17/1).

Pertama kata dia, aksi korporasi Liga agar terobosan-terobosan komersialisasi dan bussiness plan Liga Indonesia bisa lebih baik pada musim-musim berikutnya. Poin kedua bagaimana agar ISL 2016 ini bisa tereksekusi tanpa kendala perizinan. PT Liga telah memohon rekomendasi secara adminisstratif kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), namun PT Liga sudah mendapatkan jawabannya bahwa rekomendasi untuk ISL 2016 tidak diberikan.

Menurut Joko, sesi diskusi berlangsung sangat produktif, dengan banyaknya usulan dari klub untuk melakukan beberapa terobosan penting. Hasilnya antara lain dijalankannya kompetisi Indonesia Super Competition, hingga pembentukan new company untuk menjalankan kompetisi tersebut. "Klub juga memiliki inisiatif, sekalipun komersialisasi mayoritas mengeksplorasi propertinya ISL, mereka memiliki simpati dan empati agar seluruh strata kompetisi di bawahnya bisa tereksekusi," jelasnya.

"Perusahaan harus bisa memaksimalkan komersialisasi dan menyisihkan pembiayaan untuk Divisi Utama, Liga Nusantara, Soeratin dan U-21, semua strata kompetisi. Dan, kami Direksi PT Liga Indonesia menyanggupi dengan semua terobosan yang diberikan pemegang saham," ujar Joko.

Terkait aspek teknis, terobosan dari PT Liga kompetisi akan berlangsung pada periode Maret hingga November. Harapannya, waktu tersisa hingga Maret, ada event pra season. "Kemudian ending di bulan November dengan harapan semua badai ini berlalu dan para pemain bisa menyiapkan diri di kejuaraan AFF di Desember 2016," kata dia.

Poin-poin penting tadi menggambarkan bahwa situasi saat ini tidak mudah. "Kita harus kelola semua kesulitan organisasi, kesulitan administrasi dan legal yang kita hadapi, di samping kesulitan yang menjadi catatan klub-klub terkait stabilitas keuangan. Amanah ini yang saya tangkap dari seluruh klub, agar menolong sepak bola kita. Klub-klub bisa berkompetisi, improvisasi dari PT Liga bisa dijalankan, value komersialnya bisa maksimal," tutup Joko Driyono

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon