Saling Sering Antar Calon Rugikan Golkar
Kamis, 17 Maret 2016 | 19:16 WIB
Jakarta - Internal Partai Golkar diingatkan, upaya saling serang calon Ketua Umum yang belakangan berlangsung justru akan merugikan partai sendiri. Upaya saling menjegal dan mengumbar keburukan antar calon sangat kontraproduktif dan berpotensi menimbulkan konflik baru.
Sebagai partai besar, seharusnya Golkar sudah semakin matang dan dewasa dalam mengelola kompetisi memperebutkan orang nomor satu di Golkar tersebut.
Politisi senior Golkar, Bobby SH Suhadirman, menegaskan, elite Partai Golkar seharusnya tidak boleh menggunakan segara cara untuk bersaing. Terkait cara-cara yang digunakan sangat penting karena akan menentukan karakter kepemimpinanya ketika berkuasa.
"Kalau caranya kotor dan menghalalkan segala cara, nanti kalau berkuasa cenderung otoriter dan menghalalkan segala cara juga, sering menabrak peraturan," kata Bobby yang juga Ketua Dewan Pembina SOKSI, Ormas pendiri Partai Golkar, Kamis (17/3).
Dirinya mengingatkan pentingnya para elit untuk memperhatikan isu regenerasi partai dengan memberikan porsi kepada generasi muda yang kapabel.
Regenerasi sangat penting agar partai Golkar siap menghadapi tantangan dan persoalan bangsa ke depan sekaligus menjamin kaderisasi dan sirkulasi elit berjalan secara sehat.
Belakangan, isu-isu negatif terkait antar calon ketua umum Partai Golkar belakang semakin tidak terarah. Terakhir menimpa Ade Komarudin yang sudah melakukan Ikrar politik di Yogyakarta.
Pria yang akrab dipanggil Akom tersebut dinilai yang paling banyak diterpa kampanye hitam. Mulai dari isu gratifikasi pesawat jet, LHKPN, dan terakhir isu perjanjian tidak mencalonkan diri sebagai ketua umum partai Golkar.
Dalam keterangannya, Akom menganggap serangan kepada dirinya dianggap sebagai kampanye hitam yang ditujukan untuk menjegal pencalonan dirinya. Akom meyakini isu-isu tersebut tidak akan berpenaruh dan membuat dirinya gentar atau mundur dari pencalonan.
Senada dengannya, tim sukses Airlangga Hartarto, Leo Nababan, juga sempat menyayangkan terjadinya saling serang yang berbau kampanye hitam yang menyasar calon ketua umum partai Golkar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




