Kapolda Serahkan Keputusan 3 In 1 kepada Pemda DKI Jakarta

Rabu, 13 April 2016 | 18:52 WIB
BM
IC
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: CAH
Uji Coba Penghapusan Kawasan Pengendalian Lalu Lintas
Uji Coba Penghapusan Kawasan Pengendalian Lalu Lintas "3 in 1". (@TMCPoldaMetro)

Jakarta - Uji coba penghapusan sistem pengurangan kendaraan 3 in 1 akan berakhir malam ini. Polda Metro Jaya, menyerahkan keputusan apakah kebijakan itu akan dihapus atau dilanjutkan kepada Pemda DKI Jakarta.

"Nanti tim yang akan bicara. Kan sudah ditunjuk tim baik Pemda maupun pihak Polda. Nanti tim itu yang akan menyampaikan apakah masih dipertahankan atau dihapuskan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (13/4).

Dikatakan Moechgiyarto, tim yang dibentuk Pemda DKI Jakarta itu ada dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, ahli transportasi, dan stakeholder lainnya.

"Nanti mereka yang berkompeten menyampaikan, oh bahwa ini masih layak dipertahankan, oh harus dihapus, dan sebagainya," ungkapnya.

Setelah ada keputusannya, tambah Moechgiyarto, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama akan membuat peraturannya.

"Nanti akan keluar keputusan dari pak gubernur. Peraturan dari pak gubernur menghapus 3 in 1 itu, atau nanti ada program lain," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengusulkan agar sistem pembatasan kendaraan 3 in 1 tetap diberlakukan sebelum ada penggantinya. Usul itu, akan disampaikan dalam rapat hasil uji coba penghapusan 3 in 1 yang akan digelar Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Berdasarkan pengamatan empiris di lapangan, memang ada beberapa ruas jalan yang volume kendaraannya mengalami peningkatan terutama pada akses yang menuju lokasi 3 in 1 (Semanggi, Jenderal Sudirman, MH. Thamrin) baik dari arah Utara, Barat, Timur, dan Selatan.

Namun, ada juga ruas jalan yang mengalami pengurangan volume kendaraan seperti di Jalan KS. Tubun, Jalan Kyai Mansyur, Jalan Abdul Muis, Jalan Palmerah, Jalan Suparman, dan Jalan Rasuna Said.

Pada tahap pertama uji coba (5-8 April 2016) peningkatan volume kendaraan mencapai 24,6 persen. Tahap kedua secara angka-angka belum dikaji. Tapi, secara empiris tidak jauh beda seperti uji coba penghapusan 3 in 1 ditahap pertama.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon