Dua Sahabat Duel, Satu Tewas Dicelurit
Senin, 2 Mei 2016 | 10:28 WIB
Bogor - Diduga mabuk berat Harry Wibawa Kusuma (23) tewas setelah berkelahi dengan temannya YPP (24), Minggu (1/5). Dua warga Kampung Ciherengimpres, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor berkelahi menggunakan senjata celurit. Harry tewas karena luka bacok di betis kiri, sedangkan YPP masih dalam keadaan kritis dengan luka bacok di bagian punggung.
Kasubag Humas Polres Kabupaten Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspitalena dalam keterangannya menuturkan, Harry meninggal di Rumah Sakit Medika Dramaga, sekitar pukul 04.00 WIB.
"Nyawa Herry tidak terlolong akibat pendarahan hebat, saat ini jenazahnya berada di RSUD Ciawi untuk dilakukan otopsi. Sementara YPP masih dalam penanganan medis," katanya, Senin (2/5).
Berdasarkan keterangan saksi, perkelahian dua sahabat itu berawal ketika YPP berkunjung ke rumah kontrakan temannya Herman dan Lina sekitar pukul 01.30 WIB, lalu datanglah Herry bertamu dalam keadaan mabuk berat. Saat itu, Lina sedang tidur di dalam kamar, sedangkan Herry, YPP, dan Herman berada di ruang tengah.
Tiba-tiba Herry berdiri dan memasuki kamar Lina. Merasa tidak nyaman, Herman meminta YPP menegurnya. Tidak terima ditegur, Herry marah dan terjadilah cek-cok mulut. Perselisihan makin membesar, keduanya pun berjanji bertemu di sebuah jembatan.
Dalam perkelahian tersebut, keduanya membawa senjata tajam celurit. Keduanya saling membacok dan keduanya roboh setelah mendapat luka bacokan.
"Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saki. Barang bukti, dua senjata celurit sudah diamankan polisi. Sedangkan polisi masih menunggu YPP sadar untuk bisa dimintai keterangan," tambah Ita.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




