Polisi Setuju Pemberlakuan 3 In 1 Sore Hari

Rabu, 4 Mei 2016 | 14:05 WIB
BM
JS
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: JAS
Kemacetan lalu lintas saat uji coba penghapusan sistem
Kemacetan lalu lintas saat uji coba penghapusan sistem "3 in 1" di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Selasa 5 April 2014. (Antara)

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama, mengeluarkan wacana memberlakukan sistem 3 in 1 di beberapa titik ruas jalan di Ibu Kota pada sore hari saja.

Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, pemberlakuan 3 in 1 pada sore hari memang menjadi salah satu alternatif yang ada. Namun, belum diputuskan apakah akan menggunakannya atau pakai alternatif lainnya karena masih dalam rangka uji coba penghapusan.

"Belum ada. Keputusannya kan masih 14 Mei nanti. Alternatifnya kan selama ini banyak ada pembatasan roda dua, ERP, 4 in 1, dan lainnya. 3 in 1 pada sore hari ini salah satunya," ujar Budiyanto, Rabu (4/5).

Menyoal apakah setuju 3 in 1 diterapkan sore hari, Budiyanto menuturkan mungkin bisa menjadi pilihan setelah evaluasi.

"Setuju. Itu rencana jangka pendek ya. Mungkin memang bisa jadi pilihan setelah evaluasi uji coba nanti," ungkapnya.

Ia menyampaikan, kalau sore volume kendaraan memang lebih banyak dari pada pagi hari.

"Orang pulang kantor pada bareng-bareng semua jadi kendaraan numpuk. Waktu tempuh jadi lebih lama. Selama uji coba orang bawa mobil sendiri-sendiri ini bikin macet. Semula kan cuma 16.30-19.00 WIB. Kalau 3 in 1 sore, ya diperpanjang sampai pukul 20.00 WIB. Tapi belum, masih menunggu evaluasi nanti 14 Mei," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon