Aturan 3 in 1 Resmi Dihapus

Kamis, 12 Mei 2016 | 15:55 WIB
LT
YD
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: YUD
Ilustrasi kawasan 3 in 1 di Jakarta
Ilustrasi kawasan 3 in 1 di Jakarta (Beritasatu.com/Danung Arifin)

Jakarta - Dinas Perhubungan dan Transjakarta (Dishubtrans) DKI menyatakan penerapan kebijakan mobil berpenumpang tiga atau three in one (3in1) dihapuskan. Karena setelah dievaluasi, 3in1 tidak efektif mengatasi kemacetan lalu lintas di Jakarta.

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan semua pihak telah sepakat kebijakan 3in1 dihapuskan.

"Semua sepakat hapus, setelah berakhir masa uji coba penghapusan, kita langsung menerapkan penghapusan 3in1 di pagi, sore dan malam," kata Andri di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (12/5).

Ada tiga alasan penghapusan kebijakan 3in1. Yaitu, penerapan 3in1 selama ini tidak efektif, 3in1 sudah hampir dari 22 tahun sehingga diperlukan evaluasi secara menyeluruh dan kebijakan tersebut bukannya mengatasi kemacetan malah menimbulkan persoalan baru.

"Persoalan barunya adalah yaitu dampak sosial dengan maraknya joki-joki. Keberadaan joki ini banyak dampaknya. Diantaranya eksploitasi anak. Mereka diberi obat penenang yang bisa berpengaruh pada kesehatan,"ujarnya.

Tidak hanya berhenti disitu, anak-anak yang seharusnya duduk di bangku sekolah, malah tidak dapat bersekolah karena harus menemani orangtuanya menjadi joki.

"Ini kan tidak bagus. Maka dengan dasar itu, 3in1 kita hapus. Lalu kalau 3in1 dihapus, jadi nambah kemacetan? Ya memang. Tapi ada atau tidak ada 3in1, juga tetap macet. Tapi setidaknya satu masalah teratasi. Itulah kita simpulkan dan putuskan dicabut 3in1," terangnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon