DKI Akan Siagakan Bus Bantuan untuk 12 Koridor Transjakarta
Jumat, 20 Mei 2016 | 13:24 WIB
Jakarta - Sejak penerapan kebijakan mobil berpenumpang tiga atau three in one (3 in 1) dihapuskan, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengakui tingkat kemacetan di kawasan 3 in 1 semakin tinggi.
Karena itu, Djarot telah meminta Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta, Budi Kaliwono untuk menyediakan bus bantuan bagi halte-halte Transjakarta yang terdapat antrean panjang penumpang.
"Ya ini tantangan kita. Supaya mereka mencari jalan alternatif lain. Kita akan menyediakan armada bus bantuan. Kemarin Dirut PT Transjakarta telah bertemu saya. Dia menyatakan bersedia menyediakan bus bantuan," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (20/5).
Penghapusan 3 in 1 mengakibatkan peningkatan jumlah penumpang di halte-halte Transjakarta. Dampaknya, muncul antrean panjang penumpang di beberapa halte yang jalurnya bersinggungan dengan kawasan 3 in 1.
PT Transjakarta bersedia menyiapkan garasi darurat sebagai tempat parkir bus-bus bantuan tersebut. Lalu, bila perlu bus tersebut dikawal oleh petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI.
Karena untuk masuk jalur bus Transjakarta, pasti harus menembus kemacetan lalu lintas.
"Masa tunggu bus Transjakarta kan terlalu lama karena macet ini. Makanya kita BKO-kan bus-bus bantuan. Tapi kalau macet banget kan, masuk halte lama banget. Makanya di dekat halte-halte yang padat penumpang, kami akan siapkan garasi darurat untuk bus bantuan. Bila perlu dikawal Dishubtrans untuk masuk ke jalur busway," jelasnya.
Ketika ditanya berapa armada bus yang akan diperbantukan, Djarot mengatakan kurang mengetahui jumlah pastinya. Namun bus-bus bantuan di 12 koridor tersebut dapat mengangkut orang sebanyak mungkin tanpa harus menunggu terlalu lama dan mengantre terlalu panjang.
"Tergantung kebutuhan. Yang pasti bus-bus bantuan itu untuk mengangkut banyak orang. Supaya di halte enggak menunggu terlampau lama. Menunggu berjam-jam bisa gringgingan (kesemutan)," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




