Polisi Dukung Wacana Sistem Satu Arah di Jalan Protokol Jakarta

Rabu, 25 Mei 2016 | 15:07 WIB
BM
JS
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: JAS
Kemacetan lalu lintas saat uji coba penghapusan sistem
Kemacetan lalu lintas saat uji coba penghapusan sistem "3 in 1" di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Selasa 5 April 2014. (Antara)

Jakarta - Polda Metro Jaya, mendukung kebijakan Pemerintah DKI Jakarta, terkait wacana penerapan Sistem Satu Arah (SSA) sebagai pengganti sistem 3 in 1, di Jalan Protokol Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, pada prinsipnya polisi mendukung kebijakan yang pemerintah buat.

"Mengenai satu arah, kepolisian mendukung saja kebijakan dari Pemprov DKI," ujar Awi, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/4).

Dikatakan Awi, setiap kebijakan pemerintah tentunya akan dirapatkan dan dievaluasi bersama pemangku kepentingan (stakeholder) lain, termasuk kepolisian.

"Semua stakeholder dilibatkan. Intinya, kami mendukung kebijakan pemerintah," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, selain ganjil-genap, Pemerintah DKI Jakarta juga mewacanakan penerapan SSA sebagai pengganti sistem 3 in 1 yang sudah dihapus medio Mei 2016 lalu.

Sistem satu arah bakal diterapkan di Jalan Sudirman, Jalan Thamrin sampai Jalan Gatot Subroto pada jam-jam tertentu. Semisal, dari selatan ke utara pagi hari, sebaliknya utara ke selatan pada sore hari.

Pemerintah DKI resmi menghapus sistem 3 in 1, Senin 16 Mei lalu. Kebijakan pembatasan kendaraan itu, dinilai sudah tidak efektif. Selain tetap terjadi kemacetan, 3 in 1 menimbulkan dampak sosial dengan menjamurnya joki yang mengeksploitasi anak-anak.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon