Minim Penolakan Publik, Langkah BG Jabat Kapolri Diprediksi Mulus

Senin, 13 Juni 2016 | 06:39 WIB
HS
B
Penulis: Hotman Siregar | Editor: B1
Ilustrasi penentuan nasib Komjen Budi Gunawan
Ilustrasi penentuan nasib Komjen Budi Gunawan (Istimewa)

Jakarta - Peluang Wakapolri Komjen Budi Gunawan (BG) menjabat Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang akan memasuki masa pensiun Juli 2016 diprediksi akan berjalan mulus.

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyatakan, selain tidak nampak derasnya penolakan dari publik, sudah menjadi rahasia umum BG didukung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri."Saya kira Budi Gunawan hampir dipastikan mulus menuju Kapolri. Penolakan arus publik tidak terlalu deras, apalagi BG sangat dekat dengan Bu Megawati," kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago, di Jakarta, Minggu (12/6).

"Sampai sekarang juga belum jelas, dosa besar BG sehingga mendapat perlawanan arus publik menolak sebagai Kapolri waktu lalu. Kita pun masih ingat ketika BG lolos pada uji kelayakan dan kepatutan. Hampir tidak ada kendala berarti waktu itu," katanya.

Sementara itu, Pangi menilai, sampai saat ini tidak melihat sinyal perbedaan pendapat dan kehendak antara Jokowi dan Megawati. Maka itu, Pangi menengarai, dukungan Jokowi tidak akan jauh berbeda dengan kehendak Megawati.

"Sekarang semua tergantung presiden. DPR pun sudah memberikan lehernya (menyerahkan penuh,red) ke presiden untuk memilih nama calon Kapolri. Bukan tidak mungkin presiden mengajukan calon tunggal ke DPR," ujar dosen ilmu politik pada Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, ini.

Di sisi lain, ia mengingatkan, memperpanjang jabatan Badroddin jelas tidak baik dan berisiko. Menurutnya, institusi besar seperti Polri pasti telah merancang dengan baik pola kepemimpinan. "Institusi Polri saya kira punya aturan main yang harus dipatuhi. Regenerasi di internal harus terjadi secara teratur dan periodik. Ngak boleh mandek. Lho lagi lho lagi kalau bisa jangan," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon