Pengungsi Sinabung Tewas Terjatuh Saat Berdemo

Selasa, 18 Oktober 2016 | 18:19 WIB
AS
FB
Penulis: Arnold H Sianturi | Editor: FMB
Seorang petani menyiram tanaman dengan latar belakang Gunung Sinabung yang mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi di Desa Suka Tepu, Karo, Sumatera Utara, 2 September 2016. Aktivitas Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) sejak seminggu terakhir semakin meningkat ditandai dengan erupsi.
Seorang petani menyiram tanaman dengan latar belakang Gunung Sinabung yang mengeluarkan material vulkanik ketika erupsi di Desa Suka Tepu, Karo, Sumatera Utara, 2 September 2016. Aktivitas Gunung Sinabung berstatus Awas (level IV) sejak seminggu terakhir semakin meningkat ditandai dengan erupsi. (Antara/Tibta Perangin-angin)

Karo - Ratusan pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung melakukan aksi demo menuntut bantuan jatah hidup yang tidak kunjung dicairkan di Kantor Bupati Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/10).

Dalam aksi demo pengungsi tersebut, seorang pengungsi dilaporkan tewas karena terjatuh setelah dorong - dorongan dengan petugas satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Korban tewas adalah Sartono.

Kabarnya, dia terjatuh dari lantai dua kantor bupati tersebut. Sebelum tewas, Sartono dilarikan dilarikan massa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Ester di Tanah Karo. Sayangnya, sebelum ditangani tim medis, korban menghembuskan nafas terakhir.

"Kejadian ini berawal dari dana bantuan dari pemerintah tidak kunjung dicairkan oleh Badan Penanggangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Karo. Pengungsi merasa kesal dan mempertanyakan hal itu," ujar Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Nainggolan mengatakan, petugas sedang meminta keterangan sejumlah saksi terkait korban yang tewas tersebut. Namun, sampai sejauh ini belum ada yang dinyatakan melakukan pelanggaran pidana terkait jatuhnya pengungsi itu.

Herman (45), salah seorang pengungsi mengatakan, ratusan warga yang berdemo itu adalah warga Desa Guru Kinayan. Pengungsi itu berdemo karena uang ganti sewa rumah dan ladang yang belum disalurkan.

"Kami sudah sering menanyakan alasan pemerintah yang belum mencairkan dana itu. Banyak alasan yang mereka berikan, salah satunya menyangkut administrasi dan persyaratan. Namun, setelah dilengkapi, dana itu tidak kunjung disalurkan," ungkapnya.

Merasa dipermainkan, pengungsi itu kemudian melakukan aksi demo. Saat demo itu, petugas Satpol PP yang melakukan pengamanan di kantor pemerintahan itu. Salah seorang pengungsi terjatuh saat terjadinya aksi dorong - dorongan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon