KONI Inginkan Rekonsiliasi PSSI
Rabu, 28 Maret 2012 | 17:04 WIB
Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman minta PSSI agar segera melakukan rekonsiliasi untuk mengakhiri perseteruan dan mencari keputusan yang tepat.
"Saya berharap rekonsiliasi dilakukan dua kubu PSSI bisa diselesaikan dan menguntungkan kedua belah pihak," kata Tono Suratman, di Jambi hari ini. Pernyataan ini dilontarkan Tono usai melantik kepengurus KONI Provinsi Jambi masa bakti 2012-2016 diketuai H AS Budianto.
Harapan dari KONI Pusat adalah rekonsiliasi yang bisa diselesaikan dengan mencari keputusan paling tepat (win-win solution) dan penyelesaiannya tergantung kepada mereka semua.
Kisruh ditubuh asosiasi sepakbola Indonesia ini akhirnya memecah PSSI menjadi dua kubu. Dimana kubu PSSI yang diketuai oleh Djohar Arifin Husin dan kubu PSSI hasil Kongres Luar Biasa versi KPSI yang diketuai La Nyalla Mattalitti.
"Sikap KONI saat ini KONI masih mengakui PSSI yang sekarang atau versi PSSI Djohar Arifin Husin, karena itu legal sesuai undang-undang," kata Tono lagi.
Konflik pada tubuh PSSI tersebut sekarang ini telah sampai ke lembaga arbitrase olahraga Internasional. Masalah PSSI ini sudah diserahkan dan tinggal menunggu saja keputusannya.
Sementara itu di Jambi juga ada dua versi pengurus PSSI yakni versi Musdalub yang diketuai Nasril Nawawi serta PSSI Jambi yang diketuai Plt Ardi Alfian.
Sampai saat ini Pengurus KONI Jambi belum bisa mengambil sikap manakah yang diakui Pengprov PSSI Jambi tersebut dan saat ini ada beberapa agenda besar yang akan dihadapi PSSI Jambi yakni Pekan olahraga provinsi dan PON pada tahun ini.
"Saya berharap rekonsiliasi dilakukan dua kubu PSSI bisa diselesaikan dan menguntungkan kedua belah pihak," kata Tono Suratman, di Jambi hari ini. Pernyataan ini dilontarkan Tono usai melantik kepengurus KONI Provinsi Jambi masa bakti 2012-2016 diketuai H AS Budianto.
Harapan dari KONI Pusat adalah rekonsiliasi yang bisa diselesaikan dengan mencari keputusan paling tepat (win-win solution) dan penyelesaiannya tergantung kepada mereka semua.
Kisruh ditubuh asosiasi sepakbola Indonesia ini akhirnya memecah PSSI menjadi dua kubu. Dimana kubu PSSI yang diketuai oleh Djohar Arifin Husin dan kubu PSSI hasil Kongres Luar Biasa versi KPSI yang diketuai La Nyalla Mattalitti.
"Sikap KONI saat ini KONI masih mengakui PSSI yang sekarang atau versi PSSI Djohar Arifin Husin, karena itu legal sesuai undang-undang," kata Tono lagi.
Konflik pada tubuh PSSI tersebut sekarang ini telah sampai ke lembaga arbitrase olahraga Internasional. Masalah PSSI ini sudah diserahkan dan tinggal menunggu saja keputusannya.
Sementara itu di Jambi juga ada dua versi pengurus PSSI yakni versi Musdalub yang diketuai Nasril Nawawi serta PSSI Jambi yang diketuai Plt Ardi Alfian.
Sampai saat ini Pengurus KONI Jambi belum bisa mengambil sikap manakah yang diakui Pengprov PSSI Jambi tersebut dan saat ini ada beberapa agenda besar yang akan dihadapi PSSI Jambi yakni Pekan olahraga provinsi dan PON pada tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




