Ini Analisis Peluang 7 Klub Menjuarai Premier League
Selasa, 25 Oktober 2016 | 14:11 WIB
London - Fenomena musim lalu yang menghasilkan Leicester City sebagai juara Premier LEague tampaknya tak akan terulang kali ini. Setelah menyelesaikan sembilan pertandingan di awal musim, klub-klub calon peraih trofi juara kompetisi elite Inggris itu sudah terlihat. Menariknya, perolehan poin mereka terpaut sangat tipis.
Manchester City, Arsenal dan Liverpool sama-sama meraih 20 poin. Dan bukan tidak mungkin Arsenal dan Liverpool bisa naik ke posisi atas jika memenangkan serangkaian pertandingan tersisa.
Sementara Chelsea dan Tottenham Hotspur mengumpulkan 19 poin. Everton mengantongi 15 poin dan Manchester United baru mengumpulkan 14 poin dan berada di posisi tujuh.
Musim lalu, Leicester City meraih titel Premier League, dan banyak pihak tersentak kaget. Akankah peristiwa yang sama akan terjadi lagi di musim ini? Inilah analisis peluang masing-masing tim memenangkan titel Premier League.
Manchester City
Alasan menjadi juara:
Saat ini, City berada di puncak klasemen sementara, walau tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir. Tetapi sejak awal musim, mereka menang di 10 pertandingan. Skuad City memang diisi pemain-pemain bintang dan Pep Guardiola datang untuk memperkuat klub tersebut. Dengan hadirnya Sergio Aguero, keyakinan City makin tinggi, walau sejak September penyerang itu tidak pernah mencetak gol lagi.
Alasan gagal menjadi juara:
Guardiola berkali-kali mengatakan bahwa dia baru melakukan sesuatu, dan dengan usia 45 tahun dia merasa masih sangat baru di Premier League.
Pada Minggu kemarin, City berada di puncak klasemen tetapi Guardiola masih belum puas dengan filosofi permainannya, merancang serangan dari belakang. Bisakah City bertahan di puncak klasemen dengan gaya permainan seperti ini?
Arsenal
Alasan menjadi juara:
Alexis Sanchez dan Mesut Oezil adalah dua pemain yang bisa mengantar Arsenal meraih titel musim ini. Pengaruh keduanya sangat besar, terutama menjadi mesin pencetak gol setelah absennya Olivier Giroud dan Danny Welbeck.
Mereka menghancurkan pertahanan Chelsea pada September lalu dan Arsenal memiliki sistem pertahanan yang sangat bagus dengan adanya Shkodran Mustafi dan Laurent Koscielny.
Alasan gagal menjadi juara:
Terlalu banyak tantangan. Bermain imbang 0-0 melawan Middlesbrough di Emirates Stadium akhir pekan lalu, misalnya, bukanlah hasil yang bisa diharapkan meraih titel. Mereka nyaris kalah. Para pengkritik mengatakan, Arsenal memang spesialis di posisi keempat.
Dapatkah Wenger mengubah cara pikir tersebut dengan memenangkan titel pertama mereka sejak 2004? Ini tantangannya.
Liverpool
Alasan menjadi juara:
Strategi Juergen Klopp di atas kertas dan apa yang terjadi di lapangan sepertinya klop. Mereka sangat mengagumkan, energik, dan terlihat haus akan gol.
Alasan gagal menjadi juara:
Kalah dari Burnley menjadi sebuah ganjalan untuk meraih titel Premier League dan kini mereka bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.
Di pihak lain, Klopp sebenarnya menyesal karena timnya tidak bisa menyaksikan Manchester United dipermalukan oleh Chelsea. Padahal melawan Liverpool, tim asuhan Antonio Conte itu kalah telak.
Chelsea
Alasan menjadi juara:
Formasi pertandingan Antonio Conte 3-4-4 tidak bekerja, padahal ada Marcos Alonso dan Victor Moses sebagai pemain sayap.
Bagaimana pun juga, setelah mengalahkan Manchester United pada Minggu kemarin, Chelsea mengamankan posisi di urutan ketiga, dan sama seperti Liverpool mereka tidak terganggu dengan sepak bola Eropa.
Alasan gagal juara:
Sama seperti Jose Mourinho, Chelsea adalah tim yang sudah meraih poin. Conte memenangkan delapan gelar juara Seri A di Italia, lima diraih dia saat menjadi pemain, tiga sebagai manajer. Tetapi kali ini adalah musim pertama dia di Inggris.
Kekalahan dari Arsenal adalah pelajaran berharga untuk Chelsea dan ini pula yang menjadi pertanyaan, bisakah mereka meraih titel musim ini?
Tottenham Hotspur
Alasan menjadi juara:
Tottenham adalah satu-satunya klub yang tak terkalahkan dan kini berada di posisi ketiga klasemen Premier League. Tim ini masih punya harapan untuk merangkak ke peringkat lebih tinggi dan bukan tidak mungkin akan mengikuti jejak Leicester City menjuarai Premier League.
Alasan gagal juara:
Mauricio Pochettino sadar betul akan pentingnya latihan. Dia mengatakan, persoalan utama pemainnya musim lalu adalah stamina yang rendah. Karena itu, dia memaksa pemainnya untuk terus berlari dengan kecepatan tinggi.
Tetapi persoalan, apakah Mauricio bisa mempertahankan stamina pemain di saat mereka harus bermain sekaligus untuk Liga Champions dan Premier League? Itu masalahnya.
Everton
Alasan menjadi juara:
Tentu mengejutkan, posisi Everton bisa di atas Manchester United. Bermain imbang 1-1 melawan Manchester City, Everton menjadi tim pertama mengambil poin dari Etihad Stadium. Romelu Lukaku adalah mesin pencetak gol. Dia sudah mengemas enam gol di musim ini.
Mereka bermimpi bermain di kejuaraan Eropa dan saat ini mereka berada di posisi enam klasemen sementara Premier League.
Alasan gagal juara:
Everton kalah melawan Burnley pada Sabtu lalu, dan ini menambah daftar kekalahan mereka dalam lima kompetisi. Everton perlu menambah pemain baru untuk membuat tim kian tangguh.
Manchester United
Alasan menjadi juara:
Ini klub yang paling royal membeli pemain pada musim ini dengan total dana yang digelontorkan mencapai £150 juta. Paul Pogba adalah pemain termahal yang dibeli United.
Mereka berharap, dengan kiper terbaik dunia, David De Gea dan kehadiran manajer besar Jose Mourinho, gelar Premier League bisa digapai.
Alasan gagal juara:
Ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai keinginan, memiliki pelatih seperti Mourinho bisa berbahaya. United telah dipermalukan oleh Chelsea dengan kalah 0-4 dan pelatih berusia 53 tahun itu terlibat perseteruan dengan Antonio Conte (pelatih Chelsea) setelah laga usai.
Paul Pogba belum juga menunjukkan diri sebagai pemain termahal dan Zlatan Ibrahimovic jarang mencetak gol. Belum lagi isu tentang keberadaan Wayne Rooney yang masih menjadi pemain cadangan.
Masih banyak faktor yang membuat United terseok-seok meraih posisi tertinggi Premier League.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




