Penumpang Ferry di Libur Natal dan Tahun Baru Diprediksi 3,3 Juta

Senin, 12 Desember 2016 | 18:25 WIB
TD
YD
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: YUD
Sejumlah kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (3/7) malam. PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menyiapkan sebanyak 58 kapal
Sejumlah kendaraan menunggu memasuki kapal untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Minggu (3/7) malam. PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak menyiapkan sebanyak 58 kapal "roll on roll of" untuk melayani pemudik yang jumlahnya pada tahun ini diperkirakan naik sebesar lima persen daripada tahun sebelumnya. Antara/Andika Wahyu

Merak - PT ASDP Indonesia Ferry memperkirakan penumpang angkutan penyeberangan mencapai 3,31 juta penumpang pada masa angkutan liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. Angka tersebut diperkirakan terjadi pada 10 lintasan utama yang dipantau ASDP. Jumlah tersebut naik 4,5% dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu sebesar 3,17 juta orang.

10 lintasan utama yang dipantau secara nasional yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajoe-Kolaka, Tanjung Kelian-Tanjung Api Api, Sibolga-Nias, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Kupang-Rote, dan Kupang-Sabu.

Plt Direktur Utama PT ASDP Faik Fahmi menyatakan, pihaknya juga memrediksi hari puncak arus berangkat angkutan Natal dan Tahun Baru dari 23-24 Desember 2016 dan 30-31 Desember 2016. Sedangkan, puncak arus balik liburan diprediksi pada tanggal 2-3 Januari 2017 dan 8 Januari 2017.

"Tahun ini, waktu arus mudik dan balik Natal diperkirakan akan lebih panjang karena berbarengan dengan waktu liburan anak sekolah. Tentu hal ini akan menjadi perhatian kami, sehingga pelayanan dapat diberikan lebih maksimal," ujarnya di Merak, Senin (12/12).

Beberapa hal yang menjadi perhatian, lanjut Faik, kesiapan armada dan dermaga serta pelayanan loket tiket di setiap pelabuhan mengingat volume pengguna jasa berpotensi mengalami peningkatan. Pihaknya juga memperhatikan, fasilitas pendukung yang memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, mulai dari toilet, mushola, ruang menyusui, fasilitas angkutan lanjutan di pelabuhan, hingga rambu-rambu penunjuk di dalam pelabuhan.

"Kami pastikan jumlah kapasitas angkut kapal memadai tahun ini, dan mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan. Sudah diskenariokan, dalam kondisi padat akan dioperasikan kapal-kapal berkapasitas besar. Diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan yang menghambat layanan," tutur Faik.

Menurutnya, sesuai dengan Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor IM 22 Tahun 2016, maka pos koordinasi layanan operasi angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 berlangsung dari 18 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017, termasuk yang mengkoordinasikan angkutan penyeberangan.

"ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa penyeberangan yang melakukan perjalanan di periode Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat sampai di pelabuhan tujuan," ujar Faik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon