Pemain Inginkan Satu PSSI dengan Satu Timnas

Selasa, 10 April 2012 | 18:04 WIB
WD
B
Penulis: Wimbo Satwiko/Yudo Dahono | Editor: B1
Timnas Indonesia
Timnas Indonesia (Antara)
"Semua harus mau bersatu dan bekerja sama jika ingin memajukan sepakbola dan pemain tinggal fokus di lapangan."

Perkembangan terbaru di tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia mengundang reaksi beragam dari pelaku utama sepakbola di lapangan hijau, yaitu para pemain. Secara umum mereka memiliki harapan yang sama: selesaikan konflik dan hanya ada satu tim Merah Putih.

Kedatangan Alfred Riedl yang diklaim akan menukangi tim nasional bentukan kubu La Nyalla Mattalitti disambut gembira beberapa pemain, utamanya mereka yang pernah dilatih langsung oleh Riedl saat Piala AFF 2010 lalu. Salah satunya adalah penjaga gawang Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu.

"Saya baru dengar ada dua tim nasional. Dulu, kami dilarang memperkuat timnas, sekarang boleh. Kenapa mereka sekarang mau menabrak peraturan? Karena ISL tidak diakui oleh PSSI Djohar Arifin Husin berarti saya ikut yang akan dilatih Riedl," ujar Ferry, hari ini.

"Sebagai pemain, kami bingung. Saya ingin terus memperkuat timnas tapi tidak bisa. Saya cuma ingin ada satu PSSI dan satu timnas," katanya lagi.

Sikap yang sama juga diambil M Nasuha. Pemain yang sempat menjadi andalan Riedl di Piala AFF 2010 mengaku senang jika pelatih asal Austria ini kembali menangani timnas.

"Kalau ada banyak pemain ISL yang dipanggil Riedl, saya pilih bergabung dengan Riedl. Saya sudah tahu karakternya. Akan butuh waktu lama untuk komunikasi dan penyesuaian jika bergabung dengan tim yang benar-benar baru," ujar Nasuha.

Tapi, ia juga mengaku bingung dengan kondisi sepakbola saat ini terutama dengan dualisme tim nasional.

"Tidak tahu lah. Saya bingung. Jika ada dua akan sulit. Di satu sisi, kami bermain di ISL, di sisi lain katanya tidak diakui FIFA. Kalau bisa hanya ada satu PSSI dan timnas. Semua harus mau bersatu dan bekerja sama jika ingin memajukan sepakbola dan pemain tinggal fokus di lapangan," imbuh Nasuha.

Sementara itu, striker Persisam Samarinda Yongki Aribowo menyambut gembira keputusan PSSI untuk memanggil pemain ISL.

“Itu kabar bagus karena semua pemain terbaik bisa membela tim nasional. Saya juga ingin kembali main di timnas. Tapi, saya ingin masalahnya diselesaikan dulu. Jangan sampai, nanti kami main malah kena sanksi,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon