SRO Pasar Modal Gelar "Underwriting Network 2017"
Jumat, 10 Maret 2017 | 09:35 WIB
Bali- Self Regulatory Organization (SRO) yang terdiri atas PT Bursa Efek Indonesia, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan kegiatan "Underwriting Network 2017". Hampir sebanyak 60 perusahaan efek hadir dalam acara tersebut.
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengungkapkan pasar modal Indonesia terus bertumbuh positif. Pertumbuhan itu tampak pada meningkatnya volume perdagangan, nilai transaksi dan frekuensi transaksi.
"Sesuai target BEI pada 2020 menuju pasar modal dengan nilai transaksi dan jumlah emiten terbesar di ASEAN, salah satu program yang berpotensi mempercepat pencapaian target dengan mengakselerasi jumlah perusahaan tercatat," tuturnya di Bali, Kamis (10/3).
Peningkatan jumlah perusahaan tercatat diharapkan akan berkorelasi positif terhadap pertumbuhan nilai transaksi perdagangan efek di pasar modal Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut, bursa berupaya meningkatkan kapasitas dan kualitas perusahaan efek yang memiliki kegiatan usaha sebagai underwriter serta memberikan kepercayaan pada profesi penunjang.
Bursa perlu membina kerja sama dan hubungan yang baik dengan para penjamin emisi (underwriter) setelah pada 2016 melaksanakan berbagai sosialisasi yang terkait dengan kegiatan usaha penjamin emisi efek.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




