Kasad: Kemajuan Bangsa Belum Diimbangi Peningkatan Kesehatan

Selasa, 16 Mei 2017 | 19:53 WIB
RW
YD
Penulis: Robertus Wardi | Editor: YUD
Jenderal Mulyono.
Jenderal Mulyono. (Antara)

Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono mengemukakan kemajuan yang dialami bangsa Indonesia saat ini, belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Di setiap daerah, masih banyak ditemui berbagai permasalahan kesehatan, khususnya disebabkan karena buruknya sanitasi. Akibatnya, masyarakat sangat mudah terkena penyakit menular.

"Sesuai data yang ada, sekitar 24 juta Kepala Keluarga (KK) belum memiliki sanitasi yang baik. Hal ini dikarenakan persoalan kemiskinan, keterpencilan dan ketidaktahuan pentingnya masalah kesehatan," kata Mulyono saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2017 di Jakarta, Selasa (16/5).

Hadir pada acara tersebut, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan para pejabat terkait dari TNI AD serta Kementerian Kesehatan.
Mulyono menjelaskan untuk membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan kesehatan tersebut, TNI AD telah mencanangkan suatu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban untuk Keluarga Indonesia (Gema Sang Juara). Hal ini sejalan dengan program pemerintah tahun 2019 yaitu tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

"TNI melaksanakan kerjasama dengan Kementerian Kesehatan di daerah perbatasan, daerah terpencil dan di daerah kepulauan. Kami melibatkan 3.520 Babinsa yang merupakan perwakilan setiap Koramil untuk dijadikan sebagai tenaga penyuluh kesehatan," ujarnya.

Dia menambahkan pembinaan terhadap masyarakat pedesaan, pulau-pulau kecil terluar dan kumuh, sangat penting. Hal itu untuk membangun ketahanan wilayah yang tangguh guna memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan TMMD 2017 dilaksanakan selama 30 hari (4 Juli-2 Agustus). TMMD tersebar di 58 Kabupaten/Kota dan 60 Kecamatan serta 92 Desa di seluruh wilayah tanah air. Sebanyak 58 satuan setingkat kompi (SSK) dan 8.700 petugas instansi terkait juga akan turun ke lapangan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon