Dedi Mulyadi Pamit di Puncak Peringatan HUT Purwakarta

Sabtu, 26 Agustus 2017 | 08:46 WIB
FS
B
Penulis: Fana F Suparman | Editor: B1
Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi. (Istimewa)

Jakarta- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke 49/186 Purwakarta yang digelar di sepanjang Jalan Veteran sampai Jalan RE Martadinata, Jumat (25/8) malam menjadi momen tersendiri bagi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Peringatan HUT Purwakarta tahun ini menjadi yang terakhir dirayakan Dedi di tengah masyarakat Purwakarta sebagai bupati.

Diketahui, masa jabatan periode kedua Dedi akan berakhir pada tahun depan. Dengan demikian, acara yang rutin digelar setiap tahun itu akan dipimpin oleh Bupati Purwakarta yang baru pada 2018 nanti. Peringatan HUT Purwakarta tahun ini mengambil tema Pancasila dengan puncak acara bertemakan sila kelima Pancasila.

Dalam sambutannya di titik start, di Taman Pembaruan, Jalan Veteran Purwakarta, Dedi mengatakan Purwakarta saat ini sudah termasuk ke dalam daerah "papan atas." Hal ini dibuktikan dengan terciptanya karakter daerah berupa ikon pariwisata, kuliner, pendidikan, tata ruang, tata kelola keuangan, dan budaya kerja para pegawai yang sudah bersinergi dengan masyarakat. Untuk itu, Dedi berharap Bupati selanjutnya menjaga dan bahkan meningkatkan capaian Purwakarta sejauh ini.

"Purwakarta kini bukan lagi daerah "papan bawah," kini sudah menjadi daerah "papan atas." Harapan saya, capaian ini agar terus dijaga oleh penerus jabatan Bupati Purwakarta kelak," kata Dedi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/8).

Telah rampungnya proses pembangunan Purwakarta ditandai dengan tema yang diambil dalam kegiatan ini yakni Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Keadilan merupakan tujuan dalam setiap gerak pembangunan yang dilakukan.

Kegiatan ini diramaikan oleh 10 jenis kesenian dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Aceh hingga Jawa Timur. Warga masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut meski harus berdesakan di trotoar sepanjang rute pawai.

Sepanjang rute pawai, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang mengendarai seekor kuda putih tampak melambaikan tangan kepada warga masyarakat yang hadir. Dedi melewati seluruh rute pawai yang berakhir di Taman Pesanggrahan Padjadjaran Purwakarta.

Di titik akhir ini, para seniman yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Garut, Bandung Barat, Purwakarta, Aceh, Banten, Bali, Sumatera Barat, Jawa Timur, dan Madura memperlihatkan kepiawaiannya dalam membawakan kesenian daerah masing-masing.
Seorang warga, Pipit Nur Mayda (25) mengaku sudah hadir di lokasi sebelum acara dimulai. Warga Cibening Purwakarta mengaku antusias mengikuti pawai ini.

"Ini bareng Ibu, ramai alhamdulillah sekalian weekend aja, tadi siang dari Jakarta pulang kerja langsung kesini. Semoga di tahun-tahun mendatang acara seperti ini tetap ada," katanya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon