Kader Muda Golkar Dianiaya Orang Tak Dikenal
Senin, 28 Agustus 2017 | 19:24 WIB
Jakarta-Seorang kader muda Partai Golkar, Fitri Aprinasari Utami mengalami penganiayaan berupa pemukulan yang dilakukan orang tak dikenal di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Polisi telah mengamankan pelakunya.
Fitri mengatakan, kronologi kejadian bermula ketika dirinya selesai mengikuti pengajian di daerah Menteng, dan hendak menuju ke kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (23/8) .
"Tepat di depan Gedung Mayapada (Tower Mayapada), saya ditabrak dari belakang. Saya enggak mengenal sama sekali kedua orang pelaku. Ada laki-laki dan perempuan," ujar Fitri, di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/8).
Dikatakannya, dirinya kemudian turun dari mobil dan terlibat adu mulut dengan pelaku.
"Saya bilang, tolong Pak kita selesaikan di kepolisian saja. Pelaku terus marah-marah sampai akhirnya terjadi pemukulan, pengeroyokan," ungkapnya.
Ia menyampaikan, awalnya pelaku perempuan melemparnya menggunakan botol air mineral dan mengenai kepala.
"Pada saat itu, saya terpancing emosi. Saya mau dorong perempuannya, tapi saya didorong ke mobil oleh pelaku laki-laki. Perempuannya ini tarik saya, pegangin saya, sampai terjadi pemukulan. Waktu dia pukul saya, saya sempat mengelak kena pelipis kiri saya, kepala kena, kena tampar juga. Di belakang saya kena tendang oleh pihak laki-lakinya," katanya.
Ia menyampaikan, usai melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan diri.
"Pas dia mau kabur, saya foto nomor pelat mobilnya. Kebetulan habis kejadian itu, saya telepon ayah saya terus dilaporkan ke polisi, bikin LP (laporan), lalu visum," jelasnya.
Fitri menyampaikan, terima kasih kepada penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya yang telah menangkap pelakunya.
"Saya berterima kasih kepada Ditreskrimum Polda Metro Jaya, khususnya Subdit Kamneg yang telah melakukan penangkapan kurang dari 1x24 jam. Pelakunya langsung ditangkap," tegasnya.
Menyoal apakah pelakunya merupakan suami-istri, Fitri mengaku belum mengetahuinya.
"Saya kurang tahu juga. Itu terjadi di jalan raya, di Sudirman. Saya sama sekali enggak kenal (pelaku). Jadi pas kemacetan itu, sekitar jam 4 (16.00 WIB), saya jalan. Memang saya potong (dari kanan), terus tiba-tiba dari belakang ditabrak," terangnya.
Ia mengimbau, kepada warga DKI Jakarta khususnya perempuan untuk lebih hati-hati ketika berkendara di jalan. "Kalau terjadi kecelakaan di jalan, apalagi perempuan sendirian, tolong jangan keluar mobil supaya tidak terjadi kekerasan fisik," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




