Poltracking: Publik Puas dengan Kinerja Jokowi-JK

Senin, 27 November 2017 | 17:08 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) berjalan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) sebelum memimpin Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, 10 November 2017. Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) berjalan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) sebelum memimpin Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, 10 November 2017. Upacara tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan dan mengenang pertempuran 10 November di Surabaya (Antara/Rosa Panggabean)

Jakarta - Tiga tahun pemerintahan berjalan, kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dinilai memuaskan, menurut hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia terhadap 2.400 responden di seluruh Indonesia pada 8-15 November 2017.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yudha memaparkan berdasarkan hasil survei, 70,5 persen responden mengaku percaya dengan pemerintahan Jokowi-JK. Kemudian, 67,9 persen responden menyatakan puas atas kinerja pemerintahan Jokowi-JK, dan hanya 22,3 persen yang menyatakan tidak puas. Sedangkan, sisanya 9,8 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Kemudian, lanjutnya, ketika ditanyakan lebih spesifik sebanyak 68 persen responden mengaku puas atas kinerja Jokowi dan 64,8 persen puas dengan kinerja JK.

Hanta memaparkan bahwa dari survei ditemukan responden menilai kinerja pemerintahan Jokowi-JK baik di tiga bidang. Pertama, 67,9 persen responden puas dengan kinerja di bidang pendidikan. Disusul, dengan bidang kesehatan sebesar 67,3 persen dan bidang pertahanan keamanan sebesar 57,6 persen.

"Pemerintahan Jokowi-JK dianggap berhasil dalam pembangunan infrastruktur, menciptakan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang terjangkau. Kemudian, berhasil menangani masalah pelayanan publik administratif, menjaga kerukunan antar umat beragama, pengembangan pariwisata," kata Hanta saat memaparkan temuan hasil survei "evaluasi pemerintahan Jokowi JK dan meneropong peta elektoral 2019", Minggu (26/11).

Namun, lanjutnya, tiga tahun memerintah Jokowi-JK dinilai belum berhasil mengatasi masalah pemberantasan korupsi, mengendalikan harga kebutuhan pokok, penataan pertambangan, menciptakan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran. Sebab, hasil survei menunjukkan persentase di bawah 50 persen.

Menteri Susi Paling Populer
Hanta mengungkapkan bahwa publik menganggap bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti adalah menteri dengan kinerja paling baik, dengan dukungan sebesar 26,8 persen responden. Disusul oleh Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dengan 6,8 persen dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 5 persen. Sedangkan, menteri atau pejabat setingkat lainnya memperoleh persentase di bawah 5 persen.

"Ibu Susi juga ternyata juga menteri paling favorit. (Hasil survei) Posisinya hampir sama (dengan menteri berkinerja paling baik), Khofifah di posisi kedua dan Gatot di posisi ketiga," ujarnya.

Lebih lanjut, Hanta mengatakan bahwa publik menilai kinerja pemerintahan Jokowi-JK di bidang ekonomi belum memuaskan. Hal itu terbaca dari jumlah responden yang mengatakan puas atas kinerja di bidang ekonomi, yaitu hanya 46,5.

Demikian juga, kinerja di bidang penegakan hukum dianggap masih kurang karena hanya 45,9 persen responden yang mengaku puas. Kinerja di bidang politik dan stabilitas nasional juga belum memuaskan, terbukti hanya 46,1 persen responden yang menyatakan puas.

Hanta mengungkapkan masyarakat menganggap pemerintah belum memberikan solusi terhadap lima persoalan utama yang terjadi di bawah, yaitu harga kebutuhan pokok yang mahal, lapangan pekerjaan yang sulit, biaya kesehatan yang mahal, biaya pendidikan dasar yang mahal, dan sarana atau transportasi yang tidak memadai.

Untuk itu, Hanta mengatakan pemerintah harus segera menangkap keresahan masyarakat dengan memperbaiki kinerja di bidang ekonomi, penegakan hukum, dan politik.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon