Cuaca Ekstrem, Warga Bengkulu Diminta Waspadai Banjir dan Longsor
Senin, 4 Desember 2017 | 08:01 WIB
Bengkulu - Kendati curah hujan dan angin kencang di Bengkulu, sudah berkurang, tapi masyarakat diminta tetap mewaspadai ancaman banjir dan longsor hingga akhir tahun mendatang. Sebab, cuaca ekstrem diperkirakan akan masih melanda daerah ini.
"Kita tetap meminta masyarakat Bengkulu, untuk mewaspadai bancana banjir dan longsor hingga akhir tahun mendatang, karena curah hujan di Bengkulu, selama Desember diperkirakan masih tinggi," kata Kepala BPBD Bengkulu, Sumarno, di Bengkulu, Minggu (3/12).
Ia mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Bengkulu, pekan lalu saat ini mulai berkurang. Bahkan, angin kencang sejak Minggu (3/12), tidak lagi melanda daerah ini.
Namun, hujan di wilyah Bengkulu, masin h terus turun pada pagi dan sore hari berlanjut pada malam hari, tapi hujan tidak lebat dan hanya berlangsung singkat.
Meski demikian, hujan tersebut sangat menganggu aktivitas masyarakat, terutama pada pagi dan sore hari. "Berdasarkan informasi yang kita dapatkan dari BMKG Bengkulu, intensitas hujan di Bengkulu, masih tinggi hingga akhir tahun mendatang," ujarnya.
Karena itu, BPBD Bengkulu mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang DAS, lereng bukit dan dataran rendah untuk mewaspadai banjir dan longsor selama cuaca ekstrem melanda daerah ini.
Dengan waspadai itu, bila terjadi banjir dan longsor warga dengan sigap menyelamatkan diri ke tempat yang aman, sehingga korban yang timbul dapat diminimalisir sekecil mungkin, katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Bengkulu, Oktaviano mengatakan, untuk mengantisipasi longsor di sejumlah ruas jalan di daerah ini, pihaknya telah menempatkan alat berat di beberapa ruas jalan rawan longsor pada musim hujan.
Alat berat tersebut, di antaranya ditempatkan di jalan lintas barat (jalinbar) Bengkulu, ruas Bengkulu-Lampung dan ruas Bengkulu-Padang, Sumbar, serta ruas Bengkulu-Lubuklinggau, Sumsel.
Selain itu, alat berat juga disiagakan diruas jalan nasional Manna, Bengkulu Selatan-Tanjung Sakti, Lahat, Sumsel, dan Kepahiang-Lintang Empat Lawang, Sumsel.
Sebab, beberapa ruas jalan ini rawan terjadi longsor bila hujan lebat turun berlangsung lama. Karena itu, selama berlangsung cuaca ekstrem di Bengkulu, alat berat disiagakan di ruas jalan tersebut.
Dengan demikian, bila terjadi tanah longsor menimbun badan jalan dapat disingkirkan cepat, sehingga arus lalu lintas kendaraan tidak lama mengalami kemacetan, sehingga aktivitas masyarakat tidak terhambat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




