1 dari 4 Anak di Dunia Alami Malnutrisi

Rabu, 9 Mei 2012 | 15:43 WIB
HF
BA
Penulis: Huffington Post/ Nadia Felicia | Editor: B1
Anak mengalami malnutrisi.
Anak mengalami malnutrisi. (AFP)
Salah satu cara mudah dan efektif adalah dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi baru lahir.

Organisasi mandiri untuk kesejahteraan anak, Save the Children, baru-baru ini melansir laporan tahunan mengenai kondisi kesehatan anak serta ibu yang mereka beri judul State of The World's Mothers (SOTWM).

Setiap tahunnya, SOTWM mengeluarkan daftar negara-negara terbaik dan terburuk untuk menjadi ibu. Tahun 2012 merupakan tahun ke-13 daftar itu dipublikasikan.

Untuk tahun 2012, Norwegia kembali menjadi negara terbaik sedunia untuk menjadi ibu. Niger berada di posisi terakhir dari daftar negara terburuk untuk merawat anak, menggantikan posisi Afghanistan.

Tahun 2012 ini fokus laporan itu ditujukan secara spesifik kepada isu nutrisi anak.

Menurut laporan itu, satu dari 4 anak di dunia mengalami masalah malnutrisi kronis atau stunted (perkembangan terganggu), dengan akses nutrisi yang terbatas, perkembangan anak-anak dengan kondisi ini berada di bawah tingkat rata-rata.

Dicantumkan pula pada daftar tersebut, malnutrisi telah membunuh sekitar 2,6 juta anak-anak dan 100 ribu ibu setiap tahunnya.

Ribuan anak lainnya mengalami masalah fisik dan mental akibat stunting. Di beberapa tempat di dunia, seperti Afghanistan, Burundi, dan Yaman, keterlambatan pertumbuhan anak mencapai sekitar 60 persen penduduknya.

Salah satu dari 6 kunci solusi yang ditawarkan laporan tersebut untuk melawan malnutrisi ini adalah kampanye murah dan efektifnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi baru lahir.

Diestimasikan, nyaris 1 juta nyawa anak bisa terselamatkan dari pemberian ASI saja. Mengejutkannya, negara maju seperti Amerika Serikat dikabarkan, merupakan negara paling tidak menyenangkan untuk para ibu memberikan ASI.

Rekomendasi lain untuk memerangi masalah malnutrisi ini antara lain; berinvestasi terhadap pendidikan kesehatan pada pekerja kesehatan, pendidikan kesehatan pada perempuan-perempuan muda, menjaga kondisi kebersihan dan memberikan makanan yang kaya zat besi, folat, zinc, dan vitamin A.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon