Pemprov Jateng Cegah Masuknya Beras Impor

Rabu, 24 Januari 2018 | 17:54 WIB
AH
B
Penulis: Aichi Halik | Editor: B1
Pekerja memikul karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, 19 Januari 2018.
Pekerja memikul karung beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, 19 Januari 2018. (Antara/Sigid Kurniawan)

Tegal - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memutuskan menolak beras impor masuk ke wilayah tersebut untuk mengamankan harga beras petani yang sedang melakukan panen raya. Selama ini Jawa Tengah mengalami surplus beras.

"Kita harapkan beras impor tidak masuk Jawa Tengah," kata Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Tegal, Rabu (24/1).

Untuk itu, kata Puryono, pihaknya akan mencegah aliran beras impor masuk ke wilayah Jateng dengan cara melakukan penjagaan di perbatasan.

"Di titik-titik pintu masuk kita awasi, di pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas, Tegal, Kendal, Pekalongan, dan lain-lain, di situ kita cegat," ujarnya.

Menurut Puryono, kenaikan harga beras diperkirakan tidak akan berlangsung lama. Itu sesuai dengan prediksi sejumlah pedagang beras di pasar.

"Menurut pedagang kemungkinan akan segera turun," pungkasnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon