Pertemuan Beijing
China, Korsel dan Jepang Peringatkan Korut Soal Nuklir
Minggu, 13 Mei 2012 | 13:51 WIB
Kami harus menghalangi provokasi Korea Utara di masa mendatang
China, Jepang dan Korea Selatan mengatakan uji coba nuklir Korea Utara adalah sesuatu yang tidak bisa diterima.
"Tiga negara setuju untuk tidak akan pernah menerima uji coba nuklir atau provokasi lebih lanjut dari Korea Utara," kata Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak kepada wartawan selepas melakukan pertemuan di Beijing.
Lee bertemu dengan Perdana Menteri China Wen Jiabao dan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dalam pertemuan yang berlangsung satu hari, membahas program nuklir dan roket Korea Utara.
Kekhawatiran Korea Utara melakukan uji coba untuk ketiga kalinya merebak, setelah Pyongyang gagal meluncurkan roket bulan lalu.
Oleh Amerika Serikat dan sekutunya, peluncuran roket itu disebut-sebut sebagai uji coba rudal balistik yang dilarang oleh resolusi PBB.
"Kami harus menghalangi provokasi Korea Utara di masa mendatang dan memperkuat kerjasama diantara tiga negara berkaitan dengan hal ini," kata PM Noda.
Sebelumnya Wen mengingatkan bahwa kawasan mengalami banyak faktor yang tidak stabil.
"Beberapa pihak harus menggunakan hal yang bijak, tetap sabar dan menunjukkan niat baik dan menghilangkan konfontrasi serta kembali ke jalur dialog dan negosiasi."
China, Jepang dan Korea Selatan mengatakan uji coba nuklir Korea Utara adalah sesuatu yang tidak bisa diterima.
"Tiga negara setuju untuk tidak akan pernah menerima uji coba nuklir atau provokasi lebih lanjut dari Korea Utara," kata Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bak kepada wartawan selepas melakukan pertemuan di Beijing.
Lee bertemu dengan Perdana Menteri China Wen Jiabao dan Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda dalam pertemuan yang berlangsung satu hari, membahas program nuklir dan roket Korea Utara.
Kekhawatiran Korea Utara melakukan uji coba untuk ketiga kalinya merebak, setelah Pyongyang gagal meluncurkan roket bulan lalu.
Oleh Amerika Serikat dan sekutunya, peluncuran roket itu disebut-sebut sebagai uji coba rudal balistik yang dilarang oleh resolusi PBB.
"Kami harus menghalangi provokasi Korea Utara di masa mendatang dan memperkuat kerjasama diantara tiga negara berkaitan dengan hal ini," kata PM Noda.
Sebelumnya Wen mengingatkan bahwa kawasan mengalami banyak faktor yang tidak stabil.
"Beberapa pihak harus menggunakan hal yang bijak, tetap sabar dan menunjukkan niat baik dan menghilangkan konfontrasi serta kembali ke jalur dialog dan negosiasi."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




