Menhub: Ganjil-Genap Bisa Diterapkan di Tol Karang Tengah Barat pada Mei

Rabu, 4 April 2018 | 14:00 WIB
TD
WP
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: WBP
Ilustrasi jalan tol Tangerang-Merak.
Ilustrasi jalan tol Tangerang-Merak. (Istimewa)

Sukabumi - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan pelaksanaan sistem ganjil-genap mobil pribadi di Tol Tangerang dimulai pada Mei 2018. Saat ini Kemhub masih menggodok kebijakan tersebut dengan para pihak terkait.

"Saya minta cepat (pelaksanaan ganjil-genap di Tol Tangerang) kalau bisa dua minggu, tapi mungkin sebulan lah ya. Saya tidak mau ada keputusan tiba-tiba ada di-challenge masyarakat. Tidak menguntungkan masyarakat," ungkap Budi di Sukabumi, Rabu (4/4).

Menurutnya, potensi penolakan masyarakat terhadap kebijakan ganjil-genap di Tol Tangerang bisa lebih besar dibandingkan Tol Bekasi yang sudah diterapkan ganjil-genap lebih dulu. "Kalau di Bekasi langsung ada jalur alternatif. Kalau di sana itu (Tol Tangerang) semua harus masuk ke Daan Mogot. Nah kalau orang Tangerang masuk Daan Mogot, okey. Tapi orang dari BSD (Bumi Serpong Damai) lewat mana?" lanjut Budi.

Untuk itu, terang Budi, penentuan pintu tol menjadi sangat signifikan agar kebijakan ganjil-genap tidak membebani masyarakat. Budi mengatakan, ada dua opsi pintu tol yang bisa diterapkan sistem ganjil-genap di Tol Tangerang, yakni pintu tol Tangerang dan pintu tol Karang Tengah Barat. "Ada kecenderungan dari hitung-hitungan mestinya Karang Tengah (yang diterapkan ganjil-genap). Kalau Karang Tengah enggak masalah karena mereka bisa ada jalan banyak," ucap Budi.

Budi menuturkan, sebelum kebijakan ganjil-genap diterapkan di Tol Tangerang, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon