Gaya Broadway Rasa Jawa di Apel I'm in Love
Selasa, 22 Mei 2012 | 18:46 WIB
Terdapat empat pertunjukan.
Kembali menghadirkan gelaran yang mencerminkan semangat bangsa yang berkebudayaan, Djarum Apresiasi Budaya siap menghelat program 'Indonesia Kita' di tahun ini.
Memasuki tahun keduanya, Indonesia Kita akan menghadirkan empat pertunjukan dengan tajuk Apel, I'm In Love, Kabayan Jadi Presiden, Maling Kondang, dan Nyonya-Nyonya Istana.
Sederet pertunjukan Indonesia Kita akan dimulai dengan show Apel, I'm In Love, yang diselenggarakan selama dua hari yaitu 26-27 Mei 2012 di Graha Bhakti Budaya.
Pada lakon Apel, I'm In Love tersebut, Tim Kreatif Indonesia Kita akan membukanya dengan gaya Theatre of Broadway yang menghadirkan 'Jogja Broadway Theatre'. Bercerita tentang hidupnya perkakas sehari-hari seperti ember, panci, sapu, gantungan baju, piring dan lain-lain karena dihidupkan oleh seorang 'Peri Malam' yang diperankan oleh Olga Lidya.
"Dari dulu saya memimpikan peran surreal seperti ini. Sekarang akhirnya saya punya kesempatan untuk mengembangkan karakter ini," ucap Olga saat ditemui di acara jumpa pers Indonesia Kita di kawasan Kemang, Jakarta Selatan hari ini.
"Pilihan pada Yogja karena mereka punya kreatifitas luar biasa. Pertunjukannya bergaya dongeng semacam putri salju, cocok untuk keluarga yang kemudian diramu oleh isu-isu aktual sosial politik. Ada komedinya juga," kata Agus Noor selaku tim kreatif, menyambung pernyataan Olga.
Gelaran yang mengedepankan keragaman budaya yang diramu dengan sentuhan kontemporer dan isu aktual ini dinilai sebagai sebuah proses untuk menjadi kesatuan, bangsa Indonesia.
"Proses menuju ke-Indonesiaan itu tak hanya lewat jalan politik, tapi bisa lewat kebudayaan dan kesenian. Bisa melalui dialog dan dipersekutukan lewat bentuk kesenian yang menarik," ucap Butet Kertaradjasa.
Pertunjukan Apel, I'm In Love ini akan digelar pada hari Sabtu, 26 Mei 2012 pukul 15.00 WIB dan 20.00 WIB di Graha Budaya Bhakti, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tiket bisa dibeli dengan harga Rp100 ribu (Balkon), Rp200 ribu (Wing), Rp300 ribu (VIP), Rp500 ribu (VVIP).
"Tiket lebih mahal karena kemarin kita jual Rp200 ribu diborong calo dan dijual lagi sampai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Itu artinya acara ini bisa diapresiasi lebih mahal. Kali ini tiket paling mahal Rp500 ribu dan paling murah Rp100 ribu. Kita juga akan menyiapkan layar di luar untuk penonton yang enggak kebagian tiket," papar Butet.
Selama dua hari pementasan tersebut, para pengunjung juga bisa menikmati sajian Pasar Kuliner Indonesia Kita mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.
"Kalau ingin mengenal lebih jauh citarasa kebudayaan setempat, maka bisa juga dilakukan dengan menyajikan produk kuliner daerah masing-masing seperti pada Pasar Kuliner Indonesia Kita ini," jelas Butet.
Kembali menghadirkan gelaran yang mencerminkan semangat bangsa yang berkebudayaan, Djarum Apresiasi Budaya siap menghelat program 'Indonesia Kita' di tahun ini.
Memasuki tahun keduanya, Indonesia Kita akan menghadirkan empat pertunjukan dengan tajuk Apel, I'm In Love, Kabayan Jadi Presiden, Maling Kondang, dan Nyonya-Nyonya Istana.
Sederet pertunjukan Indonesia Kita akan dimulai dengan show Apel, I'm In Love, yang diselenggarakan selama dua hari yaitu 26-27 Mei 2012 di Graha Bhakti Budaya.
Pada lakon Apel, I'm In Love tersebut, Tim Kreatif Indonesia Kita akan membukanya dengan gaya Theatre of Broadway yang menghadirkan 'Jogja Broadway Theatre'. Bercerita tentang hidupnya perkakas sehari-hari seperti ember, panci, sapu, gantungan baju, piring dan lain-lain karena dihidupkan oleh seorang 'Peri Malam' yang diperankan oleh Olga Lidya.
"Dari dulu saya memimpikan peran surreal seperti ini. Sekarang akhirnya saya punya kesempatan untuk mengembangkan karakter ini," ucap Olga saat ditemui di acara jumpa pers Indonesia Kita di kawasan Kemang, Jakarta Selatan hari ini.
"Pilihan pada Yogja karena mereka punya kreatifitas luar biasa. Pertunjukannya bergaya dongeng semacam putri salju, cocok untuk keluarga yang kemudian diramu oleh isu-isu aktual sosial politik. Ada komedinya juga," kata Agus Noor selaku tim kreatif, menyambung pernyataan Olga.
Gelaran yang mengedepankan keragaman budaya yang diramu dengan sentuhan kontemporer dan isu aktual ini dinilai sebagai sebuah proses untuk menjadi kesatuan, bangsa Indonesia.
"Proses menuju ke-Indonesiaan itu tak hanya lewat jalan politik, tapi bisa lewat kebudayaan dan kesenian. Bisa melalui dialog dan dipersekutukan lewat bentuk kesenian yang menarik," ucap Butet Kertaradjasa.
Pertunjukan Apel, I'm In Love ini akan digelar pada hari Sabtu, 26 Mei 2012 pukul 15.00 WIB dan 20.00 WIB di Graha Budaya Bhakti, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tiket bisa dibeli dengan harga Rp100 ribu (Balkon), Rp200 ribu (Wing), Rp300 ribu (VIP), Rp500 ribu (VVIP).
"Tiket lebih mahal karena kemarin kita jual Rp200 ribu diborong calo dan dijual lagi sampai Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Itu artinya acara ini bisa diapresiasi lebih mahal. Kali ini tiket paling mahal Rp500 ribu dan paling murah Rp100 ribu. Kita juga akan menyiapkan layar di luar untuk penonton yang enggak kebagian tiket," papar Butet.
Selama dua hari pementasan tersebut, para pengunjung juga bisa menikmati sajian Pasar Kuliner Indonesia Kita mulai pukul 12.00 WIB hingga selesai.
"Kalau ingin mengenal lebih jauh citarasa kebudayaan setempat, maka bisa juga dilakukan dengan menyajikan produk kuliner daerah masing-masing seperti pada Pasar Kuliner Indonesia Kita ini," jelas Butet.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




