Dukcapil Kabupaten dan Kota di Bengkulu Jemput Bola Rekam E-KTP
Kamis, 27 Desember 2018 | 18:32 WIB
Bengkulu - Sejumlah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) kabupaten dan kota di Bengkulu, saat ini masih melakukan jemput bola mendatangi rumah warga untuk melakukan perekaman data kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) guna menuntaskan program pembuatan E-KTP di daerahnya.
"Sampai saat ini, masih ada beberapa kabupaten dan kota di Bengkulu, melakukan aksi jemput bola mendatangi rumah warga untuk melakukan rekam data E-KTP. Ini dilakukan agar warga berusia di atas 17 tahun sudah memiliki KTP elektronik," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil (Dukcapil) Bengkulu, Ikhwan, di Bengkulu, Rabu (26/12).
Dijelaskan, adapun kabupaten dan kota di Bengkulu, yang masih melakukan jemput bola mendatangi rumah warga untuk merekam data E-KTP, di antaranya Dukcapil Kota Bengkulu, Dukcapil Bengkulu Selatan, Dukcapil Bengkulu Utara, dan beberapa Dukcapil kabupaten lainnya di Provinsi Bengkulu.
Aksi jemput bola yang dilakukan Dukcapil kabupaten dan kota di Bengkulu tersebut, untuk merekam data E-KTP tidak hanya bagi warga yang wajib memiliki indentitas diri tersebut, tetapi juga bagi warga yang lanjut usia.
Sebab, jika mereka tidak tercatat dalam administrasi kependudukan daerahnya, maka tak akan mendapatkan bantuan sosial dan fasilitas lainnya dari negara, termasuk menerima KIS-JKN dan KIP.
"Jadi, setiap warga Indonesia berusia di atas 17 tahun wajib memiliki E-KTP. Bagi warga yang belum memiliki E-KTP wajib mereka data di kantor kecamatan setempat, sehingga tercatat sebagai warga Indonesia," ujarnya.
Ikwan menambahkan, jumlah warga Provinsi Bengkulu, wajib KTP sebanyak 1,4 juta jiwa lebih. Warga wajib KTP tersebut, tersebar di 10 kabupaten dan kota yang ada di daerah ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Bengkulu Selatan, Gunawan Haryadi mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan rekam data e-KTP terhadap lansia yang menetap atau tinggal di daerah pelosok dan terisolir di daerah ini.
Kegiatan jemput bola rekam data e-KTP bagi warga lansia ini, akan dilaksanakan hingga program pembuatan E-KTP di Kabupaten Bengkulu Selatan dapat tuntas 100 persen sesuai harapan pemerintah pusat.
Dengan demikian, seluruh warga lansia di Bengkulu Selatan, tetap tercatat di Adminduk Dukcapil setempat, sehingga mereka tetap mendapatkan fasilitas KIS dan bantuan lainnya secara gratis dari pemerintah.
Hingga saat ini, masih ada ribuan lansia di Bengkulu Selatan belum melakukan rekam data E-KTP di kantor kecamatan setempat. "Kita berharap dengan adanya gerakan jemput bola ini program pembuatan E-KTP di Bengkulu Selatan, dapat dituntaskan dalam waktu dekat," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Sudarto. Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melayani masyarakat untuk membuat E-KTP, terutama bagi calon pemilih pemula.
Selain itu, seluruh kecamatan di Kota Bengkulu, sampai saat ini masih melayani warga masyarakat yang akan melakukan perekaman data E-KTP. Hal ini dilakukan karena program pembuatan E-KTP di Kota Bengkulu belum tuntas 100 persen.
Meski demikian, jumlah warga Kota Bengkulu, yang belum memiliki E-KTP masih relatif sedikit dari jumlah wajib KTP sekitar 263.102 jiwa. Wajib KTP sebanyak ini tersebar di 9 kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.
"Kita sudah mengimbau bagi warga yang belum rekam data E-KTP segera mendatangi kantor camat setempat untuk merekam. Usai merekam data E-KTP di kantor camat, silakan bukti rekam dibawa ke Dukcapil dan E-KTP langsung kami cetak," ujarnya.
Pembuatan E-KTP di Dukcapil Kota Bengkulu, gratis alias tanpa biaya. "Jika ada oknum petugas Dukcapil minta uang biaya buat E-KTP, silakan lapor ke polisi dan bila terbukti akan diproses sesuai aturan yang ada," ujar Sudarto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




