Ganjar Ingatkan KPU Jateng Perkuat Sistem Teknologi Informasi
Rabu, 2 Januari 2019 | 18:24 WIB
Semarang - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengingatkan demi suksesnya Pemilu 2019 yang lebih rumit nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng untuk memproteksi dan memperkuat keamanan sistem teknologi informasi (TI). Hal itu agar keamanan data pemilu terjamin dan tidak dibobol peretas atau hacker.
"Data calon sudah aman, jumlah pemilih sudah diverifikasi aman. Saya berharap sistem TI berjalan baik. Persiapkan juga audit dan proteksi, sehingga tidak ada yang membobol," ujar Ganjar saat menerima kunjungan para komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah Periode 2018-2023, di ruang kerjanya, Rabu (2/1).
Komisioner KPU Jateng terdiri dari Yulianto Sudrajat (Ketua dan Divisi Keuangan Umum dan Rumah Tangga), Ikhwanudin (Divisi Perencanaan dan Logistik), Paulus Widiyantoro (Divisi Data dan Informasi), Diana Ariyanti (Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat), serta Sekretaris Sri Lestariningsih.
Menurut Yulianto, silahturahmi ini dalam rangka perkenalan anggota KPU Jateng periode 2018-2023 sekaligus menyampaikan kepada Ganjar terkait persiapan-persiapan yang telah dan akan dilaksanakan oleh KPU untuk mensukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, Komisioner KPU Jateng dilantik pada 24 September 2018 dan saat ini, tahapan demi tahapan sudah berjalan.
"Untuk distribusi logistik, seperti kotak suara, tinta, segel dan alat kelengkapan lainnya sudah ready di kabupaten/kota," katanya.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) pun sudah ditetapkan 27.896.902 pemilih yang terbagi dalam 115.391 TPS. Jumlah itu lebih besar, karena satu TPS digunakan untuk 300-an pemilih.
Ikhwanudin menambahkan, pihaknya membutuhkan gudang di setiap kabupaten/kota untuk menyimpan logistik sebelum didistribusikan ke kecamatan, serta gudang di tingkat kecamatan untuk menyimpan logistik sebelum didistribusikan ke desa atau ke kelurahan. Sementara, tidak semua daerah memiliki gudang jika memungkinkan untuk menyewa. "Kami tidak ada pos anggaran untuk sewa gudang. Belum lagi soal pengamanan," ujarnya.
Soal problem gudang level kecamatan, Ganjar akan meminta bupati dan walikota untuk membantu penyediaan gudang. Ditambahkan, karena musim hujan, dalam distribusi logistik harus aman dan nyaman. Kerja sama dengan BPBD daerah pun diperlukan.
"Contoh surat suara harus segera disebarkan sekarang, agar masyarakat lebih paham bagaimana cara mencoblosnya, tidak hanya membayangkan nanti seperti apa," tandasnya.
Sekretaris KPU Jateng Sri Lestariningsih juga melaporkan pelaksanaan Pilgub Jateng yang dianggarkan Rp 992 miliar, tersisa 115 milar dan sudah dikembalikan ke kas daerah. "Kami laporkan juga, ada atap gedung KPU yang bocor, dan perlu perbaikan. Anggaran juga tidak ada," kata Sri Lestariningsih.
Ganjar berjanji selain akan membantu perbaikan juga akan membantu sosialisasi pencoblosan kartu suara di setiap kesempatan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




